Berita

Bella Shofie:net

Blitz

Kontrak Kawin Sudah Habis?

Suryono Gugat Cerai Bella Shofie
SELASA, 16 FEBRUARI 2016 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bella dan manajernya, Tata Liem, kom­pak bungkam. Namun, mereka keukeuh pernika­han dengan Suryono itu asli. Tak direkayasa.

Drama baru dari Bella Shofie. Artis, penyanyi dan model yang dila­beli 'artis settingan' ini digugat cerai Suryono tepat di Hari Valentine. Ke­curigaan netizen dan publik pecinta dunia hiburan atas pernikahan yang direkayasa itu pun seperti ada be­narnya. Belum setahun nikah, Shofie siap menyandang status single lagi.

"Saya ditunjuk Suryono, diberi surat kuasa, ditandatangani kemarin tanggal 13 (Februari 2016), ditanda­tangani di Jayapura jam 13.00," ung­kap Pieter Ell, kuasa hukum Suryono dalam jumpa pers, Minggu (14/2).


Dalam surat kuasa dari pria yang mengaku pengusaha dari Papua itu, Ell menceritakan, perceraian menjadi jalan terakhir untuk hubungan Sury­ono dan Shofie.

"Keretakan mereka sudah lama, tapi ada upaya kekeluargaan, kedua belah pihak keluarga besar, dari Medan juga upayakan hal itu. Tapi perceraian adalah final," cetus Ell. "Minggu depan gugat ke PA Jaksel," sambung pengacaranya mucikari artis, Robbie Abbas, ini.

Di dunia maya, netizen langsung menuduh Suryono mengajukan cerai karena kontrak kawinnya sudah ha­bis. Sekadar info, pernikahan Shofie dan Suryono digelar dadakan pada Mei 2015. Kala itu berdekatan dengan momen meledaknya kasus prostitusi artis serta Shofie diperiksa terkait kasus Udar Pristono, eks Kepala Dinas Perhubungan DKI, pesakitan korupsi tersebut.

Ditanya soal itu, Ell tak berani menjawab. Dia meminta wartawan menanyakan langsung ke yang ber­sangkutan.

"Nggak tahu, itu (rekayasa) tanya Suryono dan Bella langsung aja, saya no comment," ujar Ell. "Buktikan di pengadilan saja nanti," sambungnya.

Adapun Bella yang dijumpai Min­ggu kemarin di sebuah pusat perbe­lanjaan enggan menanggapi kabar gugatan cerai.

"Saya no comment dulu aja yah. Sorry," ujar bekas model majalah pria dewasa ini.

Tata Liem, manajer Bella, pun memilih hal yang sama. Dia enggan berkomentar panjang lebar.

"Ya masak bodo. Tanggepan aku soal kabar itu (kawin kontrak). Per­cuma ya aku ngomong benernya juga anggepannya salah mulu," ujar Tata saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.

"Yang jelas begini, terserah ya mau percaya apa nggak. Pernikahan itu ada, acara sakral itu benar terjadi. Ada saksi dari rekan media, produser juga. Terserah mau percaya apa nggak deh," lanjutnya dengan nada kesal.

Menurut 'cowok melambai' ini, dia tak mau mengurusi lagi kehidupan pribadi sang artis. Katanya itu sudah masuk ranah pribadi. Namun jika perceraian terjadi, Tata tak yakin alasannya adalah karena kesibukan Bella. "Bella komit kok, pas menikah dia mulai mengurangi kegiatan syut­ing. Terakhir pas sinetron doang tuh. Dan, kemarin baru launching single recylce. Udah, nggak sibuk-sibuk amat, karena dikurangin itu tadi," tandasnya.

Sebagai catatan. Sinyal perceraian sebetulnya dilontarkan duluan oleh Bella. Belum lama ini saat merayakan ulang tahunnya, dia bilang Suryono tidak hadir apalagi memberi kado.

"Aku nggak bisa jawab, aku no comment saja. Nanti kalau aku bilang ada, tahunya nggak ada. Dibilang ng­gak ada, tahunya ada lagi," kata Bella, kala itu.

Dia lalu bilang sadar diri kon­sekuensinya sebagai istri kedua. Sebelum memutuskan menikah, Suryono diklaim telah memiliki se­orang istri.

"Aku kan kedua, tidak menutup kemungkinan ada yang ketiga. Kalau memang iya, aku siap untuk mun­dur (bercerai)," terang pemain film Pocong Pasti Berlalu, Jomblo Keep Smile dan Sarang Hantu Jakarta ini.

Seolah mencoba meyakinkan lagi, kondisi rumah tangganya yang tengah bermasalah itu sudah didengar kedua orangtuanya.

"Papa sempat sakit, mungkin ke­pikiran ini. Mereka sedih dan aku sayang sama orangtua. Makanya aku lakukan yang terbaik dengan mempertahankan rumah tangga aku. Tapi semuanya aku serahkan sama Allah. Siapa sih yang ingin berpisah," jelas Bella sambil ber­linangan air mata. ***

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya