Berita

Beyonce:net

Blitz

Beyonce, Single Baru Serang Ras Kulit Putih

JUMAT, 12 FEBRUARI 2016 | 08:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Baru-baru ini Beyonce resmi merilis single dan video klip terbarunya berjudul For­mation. Beberapa saat set­elah dirilis, diva ternama itu kini menuai kritikan lantaran video klipnya dinilai menghina aparat penegak hukum dan masyarakat ras kulit putih di Amerika Serikat.

Dalam video yang diunggah label musik Tidal di Youtube, Beyonce terlihat duduk di atas mobil polisi yang terendam air. Di salah satu adegan terlihat sebuah koran dengan head­line korban penindasan kulit hitam dan dinding bertuliskan: "Berhenti tembaki kami".

Tak hanya itu, Beyonce juga menunjukkan kebanggaannya menjadi seorang berkulit hitam dengan mendaulat orang kulit hitam menjadi model video klipnya. Hal itu pun menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan.


Menanggapi kontroversi tersebut, Beyonce justru senang karena kritiknya tersampaikan. "Aku ingin orang-orang bang­ga atas dirinya dan mencintai dirinya apa adanya," kata is­tri rapper Jay-Z tersebut.

Kritik pun berlanjut setelah ia menunjukkan penampi­lan spektakulernya saat jeda pertandingan football Super Bowl, akhir pekan lalu. Ia mendapatkan kritikan dari be­kas Walikota New York, Rudy Giuliani, karena dianggap menghina penegak hukum.

Rudy mengatakan, pe­nampilannya di Super Bowl saat lagu Formation dengan para penari berkostum black panther merupakan hal yang konyol. Black panther sering digunakan sebagai simbol per­lawanan warga kulit hitam.

"Ini pertandingan football, bukan ajang hiburan menyanyi ala Hollywood di Los Angeles. Saya pikir dia keterlaluan. Ia memanfaatkan acara tersebut untuk menyerang polisi yang melindungi kita. Jika memang salah, akan kita perbaiki ber­sama. Hormatilah mereka yang telah mengorbankan nyawan­ya," kata Giuliani. ***

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya