Berita

net

Kesehatan

Dinkes DKI Imbau Proses Fogging Sesuai Aturan

SENIN, 08 FEBRUARI 2016 | 16:45 WIB | LAPORAN:

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto menyampaikan bahwa proses pengasapan atau fogging dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) harus sesuai aturan. Pasalnya, nyamuk dapat beradaptasi kembali dan bisa kebal terhadap obat yang disemprotkan.

Menurutnya, proses fogging diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 6/2007 tentang Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
 
"Fogging itu kan mestinya ada aturannya tapi kadang-kadang masyarakat tidak di-fogging sama kita, sewa swasta. Nyamuknya kan makin lama makin kuat, tidak mempan obatnya," beber Koesmedi di Jakarta, Senin (8/2).
 

 
Dia menjelaskan, pasal 9 Perda tersebut mengatur penanggulangan DBD dapat dilakukan dengan fogging. Hanya saja, dalam pasal 10 ayat 1 fogging dilakukan setelah adanya penyelidikan epidemilogi.
 
"Artinya, setelah Puskesmas setempat menemukan kasus, mendapat laporan dari masyarakat dan rumah sakit baru fogging bisa dilakukan. Itu juga harus merujuk ke pasal 11, artinya seminggu setelah adanya kasus baru bisa fogging. Tidak asal fogging," jelas Koesmedi. [wah]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya