Berita

foto: net

Nusantara

Pemprov Bali Gencar Lestarikan Kawasan Hutan Mangrove

SENIN, 08 FEBRUARI 2016 | 07:37 WIB | LAPORAN:

. Sebaran hutan mangrove di Bali sangat luas namun di beberapa titik banyak tercemar oleh sampah-sampah yang dibawa arus pantai sehingga menganggu ekosistem hutan mangrove. Pemerintah Provinsi Bali saat ini sedang fokus melakukan penyisiran dan pembersihan sampah-sampah yang berserakan di hutan mangrove.

Seperti di kawasan hutan mangrove di Lagoon, dimana tumpukan sampah begitu tinggi dan masif sehingga air laut sudah tidak menggenangi hutan mangrove di kawasan itu lagi.

"Saat ini pemerintah memprioritaskan membersihkan sampah dulu. Namun juga seiring dengan melakukan penanaman untuk penghijauan kembali," kata Kepala Dinas Kehutanan Pemprov Bali, Wiranatha kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin, (8/1).


Pemprov Bali bersama salah satu institusi penggiat peduli huta mangrove, Forum Peduli Mangrove Peduli (FPMP) di bawah naungan Artha Graha Peduli (AGP) terus gencar membersihkan kawasan hutan mangrove yang mengelilingi Pulau Dewata ini.

Chief FPMP Heru Wasesa menjelaskan, sebelumnya keadaan peredaran sampah di mangrove Bali begitu parah namun saat ini melalui gerakan peduli mangrove, bersama unsur-unsur lain yang terlibat, sampah-sampah mulai berkurang dan penyisiran mangrove untuk membersihkan sampah demi kelanjutan ekosistem mangrove terus dilakukan.

"Selain melakukan pembersihan dan penanaman kembali pohon mangrove, kita juga melakukan nursery (penyemaian) untuk bibit bakal pohon mangrove. Setelah berusia empat bulan baru siap untuk ditanam di hutan," urainya.

Pada kegiatan penanaman pohon mangrove di Tanjung Benoa, Bali, Minggu kemarin, Pemerintah Bali, FPMB, bersama unsur wartawan yang juga sedang mengikuti kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2016 bersama-sama melakukan penghijauan di Tanjung Benoa. Duta Mangrove Bali, Sabar Gorky juga ikut menanam mangrove di kawasan ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya