Berita

adhyaksa dault/net

Politik

Ahok: 96 Persen Orang Jakarta Tidak Suka Adhyaksa Dault

SENIN, 01 FEBRUARI 2016 | 11:42 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Kembali, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, terlibat perang urat saraf dengan salah satu kandidat calon gubernur DKI Jakarta, kali ini adalah mantan Menpora, Adhyaksa Dault.

Ia menyayangkan pernyataan Adhyaksa yang menilai mayoritas masyarakat Jakarta tidak menginginkan Ahok kembali menjabat sebagai Gubernur.

Ucapan Adhyaksa itu terlontar akhir pekan lalu saat diwawancara seorang wartawan. Ia mengomentari hasil survei elektabilitas 12 nama calon gubernur DKI versi lembaga CSIS yang dirilis baru-baru ini.


Dalam survei itu, Ahok menempati urutan teratas 43,25 persen, sedangkan di bawahnya adalah Ridwan Kamil 17,25 persen, Tri Rismaharini 8 persen, Adhyaksa Dault 4,25 persen, dan Hidayat Nur Wahid 4 persen.

Mendengar pernyataan Adhyaksa, Ahok balik menuding. Menurut dia, justru mayoritas masyarakat Jakarta yang tidak suka dengan Ketua Kwarnas Pramuka itu.

"Adhyaksa Dault cuma berapa persen ya? Empat persen atau dua persen saya enggak tahu. Kalau dia gunakan cara seperti itu, kasihan dia dong. Berarti 96 persen orang Jakarta enggak suka dia. Kan kasihan," kata Ahok di Balai Kota, Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (1/2).

Sebelumnya, Adhyaksa menyambut baik hasil survei CSIS yang menempatkan dirinya di nomor urut empat bursa Cagub DKI teratas. Dengan hasil itu, bagi Adhyaksa tidak akan terlalu sulit untuk mengalahkan Ahok di Pilgub tahun mendatang. [ald]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya