Berita

FOTO :NET

Otomotif

Inilah Alasan Land Rover Defender Stop Produksi

SABTU, 30 JANUARI 2016 | 10:13 WIB

Land Rover Defender, sebuah mobil legendaris yang dicintai oleh Ratu Elizabeth II dan ditampilkan dalam film-film laris Hollywood, dihapus dari jalur produksinya pada Jumat, setelah 68 tahun dibuat di Inggris.

Produsen mobil Jaguar Land Rover (JLR) yang dimiliki India telah mengumumkan pada akhir 2013 bahwa kelompok itu akan berhenti membuat Defender legendaris itu di pabrik mobilnya di Solihull di West Midlands, Inggris Tengah.

Produksi Land Rover Defender yang terakhir dirayakan oleh para pekerja di pabrik JLR dengan lampu yang berkedip-kedip dan diringi suara klakson bergemuruh.


JLR memutuskan untuk menghentikan produksi mobil 4x4 legendaris yang dikenal sebagai mobil tahan lama yang dapat menyeberang lumpur, banjir atau gurun pasir itu, karena kesulitan dalam menjaga keselamatan dan standar emisi.

"Mereka ingin kendaraan yang lebih aman, mereka ingin kendaraan dengan kantong udara, mereka ingin kendaraan dengan emisi bahan bakar yang lebih rendah. Kendaraan ini untuk petani," kata Wakil Editor majalan Land Rover Monthly, Patrick Cruywagen, wakil editor kepada Sky News.

Tapi dia mengatakan, para penggemar Defender tidak usaha putus asa karena "70 persen dari Land Rovers yang selama ini dibuat masih di jalan -- Anda masih dapat membeli Defender tetapi tidak yang baru".

Lebih dari 2 juta Defender telah diproduksi selama 68 tahun terakhir, karena mobil ini menjadi salah satu kendaraan jalan raya yang paling dicintai dan berusia panjang.

Defenders telah ditampilkan dalam sejumlah film-film terkenal seperti film James Bond "Skyfall" dan "Edge Of Tomorrow" yang menampilkan Tom Cruise.

Ratu Inggris menerima penyerahan Defender pertama tak lama setelah ia naik tahta pada 1952 dan telah menggunakan Land Rover untuk berkendara di jalan-jalan pribadi di sekitar kebun kerajaan sejak itu. Status Land Rover sebagai pemasok resmi ke keluarga kerajaan berawal pada 1948 ketika ayah Ratu Raja George VI melihat Land Rover asli.

JLR adalah unit dari Tata Motors, India, yang membelinya dari Ford seharga 2,3 miliar dolar AS (2,1 miliar euro) pada 2008 di puncak krisis keuangan global.

Sebuah model Land Rover baru direncanakan mulai produksi pada 2018.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya