Berita

KISRUH KA CEPAT

Jokowi: Semua Akan Disampaikan, Tak Ada Yang Ditutup-Tutupi

JUMAT, 29 JANUARI 2016 | 18:39 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 21 Januari 2016 lalu terus menuai polemik.

Jokowi memastikan akan menyampaikan ke publik semua hal terkait proyek yang dibangun oleh PT kereta cepat Indonesia China (KCIC) tersebut.

"Semuanya, mungkin minggu depan baru disiapkan. Biar semuanya terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (29/1).


Bahkan kata dia, semua tahapan pembicaraan terkait proyek tersebut termasuk rincian anggaran 5,5 miliar USD atau lebih dari Rp 77 triliun tersebut.

"Nanti semua akan disampaikan secara rinci dari awal sampai akhir. Prosesnya, rapat-rapatnya berapa kali, kemudian juga mengenai biaya," pungkasnya.

Namun, ketika disinggung siapa saja yang terlibat dalam mega proyek tersebut, Jokowi enggan membeberkan. Dia langsung meninggalkan awak media menuju mobilnya menuju Bandara Halim Perdanakusuma.

"Nanti akan dijelaskan," tutupnya. [zul]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya