Berita

Bus Terbakar, Ahok Pastikan Putus Kerjasama Dengan Operator Transjakarta

JUMAT, 29 JANUARI 2016 | 17:59 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakrta, Basuki jahaja Purnama memastikan akan memutuskan kerja sama dengan operasional bus Transjakarta, PT Jakarta Trans Metropolitan (JTM).

Kepastian tersebut setelah armada bus mengalami kebakaran di Latuharhari, Jakarta Pusat pagi tadi.

"Jadi kita mesti berani saja, sudah. Kalau enggak sesuai, potong aja sudah," kata Ahok di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (29/1).


Pasalnya, orang nomor satu DKI Jakarta itu pernah mengingatkan untuk tidak mengoperasikan kembali bus tersebut.

"Kalau yang kebakar itu memang kita sudah nyatakan enggak boleh pakai," imbuhnya.

Ahok sendiri percaya bahwa Transjakarta di bawah kepemimpinan Budi Kaliwono itu dapat menindaklanjuti dengan tegas kepada operator bus terkait. "Direksi baru sudah melakukan itu," pungkas Ahok.

Dalam insiden kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa ataupun luka. Sebab, bus tersebut pun akan dipulangkan ke pool. Penyebab kebakaran bus hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib dan Transjakarta.

"Seluruh unit bus milik operator PT Jakarta Trans Metropolitan (JTM) yang beroperasi melayani rute koridor 4 dan 6 untuk sementara kami stop operasi untuk segera dilakukan evaluasi dan penyelidikan terjadinya insiden kebakaran ini," ujar Budi.

Namun, demikian seluruh pelayanan penumpang di koridor 4 dan 6 tetap berjalan normal dengan menggunakan armada bus lain. [zul]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya