Berita

Ahok: Pembangunan Masjid Fatahillah Sesuai Arahan Bapak Presiden

JUMAT, 29 JANUARI 2016 | 15:45 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang bersedia memenuhi undangannya untuk meresmikan Masjid Fatahillah di Komplek Balaikota, Jakarta.

Ahok sendiri mengaku pembangunan masjid tersebut merupakan permintaan Jokowi saat masih menjabat orang nomor 1 di DKI.

"Apa yang kami kerjakan ini tak lepas dari arahan Bapak (Jokowi) saat Bapak masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta," kata Ahok saat menyampaikan pidato di halaman Masjid Fatahillah.


Bahkan lanjut Ahok, banyak program yang saat ini dikerjakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan arahan Jokowi. Misalnya juga Jakarta Smart City (JSC) yang sekarang masih belum selesai.

Ahok menceritakan sewaktu Jokowi masih menjadi Gubernur, ia merasa kesulitan untuk menemukan staf-stafnya. Sehingga, tercetuslah sistem yang dapat melakukan pengecekan staf-staf itu.

Selain itu, ada juga pembangunan Masjid Raya Jakarta yang dibangun di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat yang belum selesai pembangunannya hingaa saat ini.

Ahok pun menyinggung soal pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang hingga kini belum ada perkembangan berarti. Dia menilai, Pemprov Jakarta tinggal menunggu Peraturan Presiden agar mereka bisa melakukan penunjukan langsung kontraktor.

"Ada beberapa tugas yang belum selesai, tapi beberapa sudah kami kerjakan. Kami berterima kasih Pak Presiden bersedia meresmikan masjid ini," tutupnya.

Proyek pembangunan Masjid Fatahillah yang menghabiskan biaya sebesar Rp 1,8 miliar itu dibangun di sebelah Gedung D Balai Kota DKI dan bisa terlihat dari pintu masuk bagian depan Balai Kota Jakarta.

Dalam peresmian masjid tersebut Jokowi hadir didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang disambut oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian, Pangdam Jaya Mayor Jenderal Teddy Lhaksmana, dan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya