Berita

ahok/net

Nusantara

Ahok: KM Sabuk Nusantara 46 Permudah Turis Ke Kepulauan Seribu

KAMIS, 28 JANUARI 2016 | 21:53 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambut positif kehadiran Kapal Motor Sabuk Nusantara 46 dari Kementerian Perhubungan. KM ini beroperasi PP dari Pelabuhan Sunda Kelapa ke Kepulauan Seribu (Untung Jawa-Tidung-Kelapa).

Ahok berharap dengan kehadiran KM tersebut dapat mempermudah turis mengunjungi Kepulauan Seribu dengan nyaman.

"Kira-kira kalau turis mau ke Pulau Seribu, pakai Rp 40 ribu atau Rp 50 ribu enggak ada asuransi terus naik ke atas atap, kira-kira mau nggak orang naik? Pasti pindah ke sini (KM Sabuk Nusantara 46 )," kata orang nomor satu DKI ini saat peresmian di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Kamis (28/1). Hadir juga Menhub Ignasius Jonan.


Ahok menekankan biaya tiket Rp 12 ribu dengan tambahan asuransi sebesar Rp 3 ribu sudah cukup murah. Sehingga, sekali perjalanan, penumpang cukup membayar Rp 15 ribu saja.

"Bayarnya Rp 15 ribu saja loh, murah kan? Yang di sini tetap dikelola oleh Kemenhub tapi kita harap turis akan senang. Kalau turis kan pakai kapal gini merasa aman. Kalau lihat kapal yang kayu dia mikir gitu loh. Kalau ke Ancol Rp 150 ribu satu orang, berat dia," lanjutnya.

Rencananya, kapal KM Sabuk Nusantara 46 mulai dioperasikan pada Sabtu (30/1) mendatang.

Pemberangkatan pertama dari Dermaga Sunda Kelapa pukul 07.00 WIB dan kembali dari Kepulauan Seribu pukul 19.00 WIB. Perjalanan dengan kapal ini memakan waktu sekitar 4 jam.

"Di Pulau Seribu sudah tersedia kapal ini berangkat tiap pagi, jam 07.00 WIB pagi berangkat dari sini, pulang dari sana ya jam 19.00 WIB malam," kata Ahok.

Baik penumpang dari Kepulauan Seribu maupun Jakarta boleh naik kapal KM Sabuk Nusantara 46, asalkan membayar Rp 15 ribu. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya