Berita

foto: net

Nusantara

Jalan-jalan Ke Pulau Seribu Cuma Rp 15 Ribu

KAMIS, 28 JANUARI 2016 | 20:41 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan Kapal Motor Sabuk Nusantara 46 di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (28/1).

Jonan mengatakan, para penumpang nantinya hanya akan dikenkan biaya Rp 15 ribu per orang sekali jalan ke Pulau Seribu. Ongkos tersebut terdiri dari tiket Rp 12 ribu per kepala ditambah biaya asuransi Rp 3 ribu.

"Jadi total sekitar Rp 15.000 sekali jalan. Mau turun di pulau mana pun Rp 15.000. Rp 15.000 mahal atau murah," kata Jonan saat peresmian KM Sabuk Nusantara 46.


Selain itu, Jonan menjelaskan kapal tersebut akan melayani rute Sunda Kelapa-Kepulauan Seribu PP yang ditempuh dalam waktu 8 jam.

"Empat jam berangkat dan empat jam pulang. Selain itu, KM Sabuk Nusantara 46 memiliki kapasitas 114 penumpang dan 100 ton barang. Tapi, apabila tak mengangkut barang, maka KM Sabuk Nusantara 46 mampu mengangkut 225 orang," terangnya.

Oleh sebab itu, Jonan menghimbau tidak menaikkan penumpang melebihi kapasitas yang disebutkan.

"Nah, makanya kita sediakan life vest (rompi pelampung) ada 225. Tolong jangan diisi lebih dari itu. Saya nggak mau kapal ini jadi kapal nggak aman," kata Jonan.

Dalam kesempatan yang sama, Ahok menambahkan, kapal itu akan beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 dari Pelabuhan Sunda Kelapa menuju tiga pulau di Kepulauan Seribu.

"Sampaikan ke masyarakat Jakarta yang mau ke Pulau Seribu, sekarang ada kapal yang langsung ke Pulau seribu. Rutenya, Untung Jawa-Tidung-Kelapa," kata orang nomor satu DKI Jakarta itu.

Sekedar diketahui dana operasional kapal itu bersumber dari anggaran Public Service Obligation (PSO) Kemenhub dan DIPA pada Satuan Kerja Sunda Kelapa, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub.

Dalam pengoperasian kapal angkut penumpang dan barang tersebut mendapat subsidi sebesar Rp 5,9 miliar untuk ongkos angkut penumpang. Maka dari itu, para penumpang hanya membayar Rp 15.000 per orang sekali jalan ke Pulau Seribu. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya