ilustrasi/net
ilustrasi/net
Tim Pengawas Intelijen di DPR akan memperlakukan aparat intelijen sebagai mitra kerja. Politisi PKS ini meyakini, prinsip kemitraan yang dijalinnya tidak akan menimbulkan potensi kebocoran informasi intelijen.
"Prinsipnya adalah kemitraan. Sehingga ketika ada pandangan tim ini seperti lawan yang membahayakan dan ada potensi kebocoran intelijen, adalah sangat keliru dan tidak paham dengan filosofi dari undang-undang (intelijen) ini," ujar Mahfudz ketika ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1).
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
UPDATE
Sabtu, 12 September 2026 | 02:25
Sabtu, 12 September 2026 | 02:14
Sabtu, 12 September 2026 | 01:30
Sabtu, 12 September 2026 | 01:10
Sabtu, 12 September 2026 | 01:01
Sabtu, 12 September 2026 | 00:34
Sabtu, 12 September 2026 | 00:18
Sabtu, 12 September 2026 | 00:00
Jumat, 11 September 2026 | 23:35
Jumat, 11 September 2026 | 23:20