Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

Timwas: Tidak Akan Ada Kebocoran Informasi Intelijen

KAMIS, 28 JANUARI 2016 | 15:53 WIB | LAPORAN:

Ketua Tim Pengawas Intelijen yang juga Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, memastikan timnya tidak akan mencampuri kerja intelijen.

Tim Pengawas Intelijen di DPR akan memperlakukan aparat intelijen sebagai mitra kerja. Politisi PKS ini meyakini, prinsip kemitraan yang dijalinnya tidak akan menimbulkan potensi kebocoran informasi intelijen.

"Prinsipnya adalah kemitraan. Sehingga ketika ada pandangan tim ini seperti lawan yang membahayakan dan ada potensi kebocoran intelijen, adalah sangat keliru dan tidak paham dengan filosofi dari undang-undang (intelijen) ini," ujar Mahfudz ketika ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta,  Kamis (28/1).

Nantinya, lanjut dia, Timwas akan menentukan prioritas kerjanya. Hal ini dibuat agar DPR tidak mempunyai target-target tertentu selain bertindak sebagai pengawas.

"Kami justru tidak mau digiring ke arah situ. Karena itu menjebak kepada potensi-potensi kekeliruan dan kesalahan dalam kerja Timwas," ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, UU Intelijen Negara (UU 17/2011) menyebut mitra kerja Timwas Intelijen adalah Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Timwas berhak mengorek informasi terkait kewenangan dan pelanggaran intelijen. [ald]

Populer

Warganet Beberkan Kejanggalan Kampus Raffi Ahmad Peroleh Gelar Doktor Kehormatan

Senin, 30 September 2024 | 05:26

WNI Kepoin Kampus Pemberi Gelar Raffi Ahmad di Thailand, Hasilnya Mengagetkan

Minggu, 29 September 2024 | 23:46

Laksdya Irvansyah Dianggap Gagal Bangun Jati Diri Coast Guard

Sabtu, 05 Oktober 2024 | 03:45

MUI Tuntut Ahmad Dhani Minta Maaf

Rabu, 02 Oktober 2024 | 04:11

Rhenald Kasali Komentari Gelar Doktor HC Raffi Ahmad: Kita Nggak Ketemu Tuh Kampusnya

Jumat, 04 Oktober 2024 | 07:00

Aksi Massa Desak Polisi Tetapkan Said Didu Tersangka

Kamis, 03 Oktober 2024 | 20:43

Stasiun Manggarai Chaos!

Sabtu, 05 Oktober 2024 | 13:03

UPDATE

Jelang Lengser, Jokowi Minta Anak Buah Kendalikan Deflasi Lima Bulan Beruntun

Senin, 07 Oktober 2024 | 10:00

Kekerasan Terhadap Etnis Uighur Ubah Hubungan Diplomatik di Asteng dan Astim

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:57

Zulhas Janji akan Kaji Penyebab Anjloknya Harga Komoditas

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:49

2 Wanita ODGJ Hamil, Kepala Panti Sosial Dituding Teledor

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:46

Hubungan Megawati-Prabowo Baik-baik Saja, Pertemuan Masih Konsolidasi

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:36

Pasar Asia Menguat di Senin Pagi, Nikkei Dibuka Naik 2 Persen

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:30

Riza Patria Minta Relawan Pakai Medsos Sosialisasikan Program

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:29

Penampilan 3 Cawagub Dahsyat dalam Debat Pilkada Jakarta

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:26

Aramco Naikkan Harga Minyak Mentah Arab Light untuk Pembeli di Asia

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:17

PDIP Ingatkan Rakyat Tak Pilih Pemimpin Jalan Pintas

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:16

Selengkapnya