Berita

foto :tmc polda metro jaya

Nusantara

Ahok Ancam Copot Lurah Tak Perhatikan Pompa Air

RABU, 27 JANUARI 2016 | 16:22 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernunr DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengingatkan tugas lurah untuk mengecek kesiapan pompa air di wilayah masing-masing. Sebab, di musim penghujan saat ini secara tidak langsung debit air sungai juga meningkat.

"Saya lebih banyak mengawasi tata air kalau di musim hujan seperti ini. Saya ingin pastikan lurah semua harus periksa," kata mantan bupati Belitung Timur itu di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/1).

Ia memastikan tidak segan-segan memecat lurah yang abai terhadap kerusakan di rumah pompa atau pompa mobile di wilayah setempatnya.


"Kalau sampai ada pompa rusak dan dia (lurah) enggak lapor maka lurahnya kita copot karena itu wilayah dia," ancamnya.

Iia berharap di bawah kepemimpinan Dinas Tata Air DKI yang baru, pompa mobile dapat berfungsi dengan baik dibanding sebelumnya.

"Sekarang kan sudah mulai bagus. Ada laporan absen tiap hari pompa gimana, ganti filter gimana. Saya lihat," lanjutnya.

Ia rencananya akan memaksimalkan pompa mobile di beberapa wilayah rawan banjir antara lain Ancol dan Gunung Sahari, Jakarta Utara.

"Kalau hujan kiriman Bogor tinggi pintu kan enggak bisa dibuka, nah kita pasang pompa. Sementara pompa mobile dulu, jadi nanti selesai semua pasang pompa permanen," kata Ahok.

Selain itu, Ahok mengingatkan, ada atau tidak adanya genangan air, pompa harus tetap dipelihara dalam kondisi baik. Tidak seperti saat rumah pompa masih dikelola oleh pihak swasta dulu.

"Jadi dulu beberapa pompa di Jakarta juga lucu tahu enggak. Bayar penuh swasta lalu suruh dia ngerawat untuk beberapa tahun ke depan enggak beres. Dia bisa rawat, selama kamu kasih dia proyek terus. Begitu enggak ada proyek, dia enggak mau perbaiki," jelasnya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya