Berita

ahok/net

Nusantara

Ahok Ancam Potong Kabel Fiber Optic Bawah Tanah

RABU, 27 JANUARI 2016 | 15:57 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menghimbau kepada perusahaan besar di Ibukota untuk menata kabel-kabel fiber optic yang tertanam di bawah jalan.

Pasalnya, dia menilai kabel-kabel yang penataannya tidak bertauran menjadi penyebab genangan air di jalan raya.

"Gawatnya hampir semua kabel ini di jalur protokol karena semua kantor kan butuh kabel fiber optic untuk WiFi, internet. Tapi sekarang gara-gara mereka itulah ada genangan kalau hujan lebat, masuknya jadi pelan. Antre air masuk ke tali air ini jadi lambat," kata Ahok sapaan akrab gubernur, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/1).


Oleh sebab itu, Ahok ingin perusahaan-perusahaan itu membuat pipa saluran untuk merapikannya. Sebab, jika tidak maka Ahok tidak segan-segan untuk memotong kabel tersebut.

"Saya bilang sama orang di lapangan, yang punya kabel kan tahu nih cuma pura-pura enggak tahu kan, dia enggak mau naikin. Tadinya kabel-kabel itu kan nempel di selokan, sekarang sudah pada terurai di bawah sama sampah. Sekarang kalau dia enggak mau perbaiki, ya kita potong (fiber optic)," tegasnya.

Beberapa perusahaan ada yang telah menata kembali kabel fiber optic miliknya. Salah satu diantaranya Bakrie Tower.

"Kita secara bertahap sudah mulai mendorong yang fiber optic itu ada ducting, misal kayak Bakrie Tower sudah dorong. Kita lagi usahakan saja gimana caranya usaha orang tidak terganggu," terang Ahok. [rus]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya