Berita

hanafi rais/net

Pertahanan

DPR Resmikan Tim Pengawas Intelijen

SELASA, 26 JANUARI 2016 | 12:09 WIB | LAPORAN:

Rapat Paripurna DPR RI mengesahkan keanggotaan Tim Pengawas Intelijen Negara yang dilanjutkan dengan pengambilan sumpah oleh pimpinan DPR.

Tim pengawas intelijen tersebut merupakan pengawas eksternal yang dipilih dari DPR RI. Sedangkan Badan Intelijen Negara (BIN) sudah memiliki pengawas internal sendiri.

"Mekanismenya bekerja hanya ketika lembaga penyelanggara intelijen menyalahi aturan dalam undang-undang, kalau ada laporan dari masyarakat, kalau ada bertentangan," kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais, ketika ditemui di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1).


Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut pembentukan tim pengawas intelijen sebagai amanat UU. Bahkan pengesahannya hari ini bisa dibilang sangat terlambat karena sudah dikaji sejak tahun 2011.

"Memang sudah jadi amanat. Justru ini sudah terlambat, sudah lama, karena mengamanatkan tim pengawas eksternal dari komisi terkait dengan intelijen (Komisi I)," tegasnya.

Ia menjelaskan, nantinya tim akan mengawasi praktik intelijen agar tak melakukan sesuatu di luar kewenangannya. Misalkan, aparat intelijen diketahui melakukan penangkapan dan penahanan. Tim ini akan bekerja secara tertutup dan menjaga kerahasiaan negara.

"Atau melakukan sadapan tanpa izin pengadilan, itu yang diawasi," jelasnya. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya