Berita

Akom Yakin Hasil Rapimnas Direstui Pemerintah

SENIN, 25 JANUARI 2016 | 20:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Politisi Golkar Ade Komarudin menilai kedatangan Wapres JK dan tiga menteri Kabinet Kerja di Rapimnas Golkar adalah bentuk dukungan Pemerintah terhadap proses rekonsiliasi Golkar.

Menurut Ketua DPR ini, apapun keputusan dari Rapimnas, Pemerintah pastinya akan menghormati dan merestui.

"Saya kira Pemerintah sudah datang dan itu tanda bahwa Pemerintah juga merestui apa yang menjadi keputusan Rapimnas ini," ungkap Akom, sapaan akrab Ade Komarudin di sela Rapimnas di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (25/1).


Lebih lanjut, Akom menegaskan apapun keputusan dari Rapimnas harus dapat diterima oleh seluruh anggota Golkar, sebab Rapimnas ini merupakan institusi tertinggi setelah Munas.

"Rapimnas adalah forum tertinggi partai sebelum Munas, jadi tentu semua kader Golkar harus tunduk dan patuh kepada keputusan Rapimnas," tutup Akom.

Di kesempatan yang berbeda, Agung Laksono selaku Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol menilai kedatangan Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan dan Menkum Ham Yasonna Laoly saat pembukaan Rapimnas Partai Golkar bukanlah bentuk dukungan Pemerintah sebagaimana diklaim oleh kubu Aburizal Bakrie.

Menurut Agung, Pemerintah pastinya tetap menjaga netralitas dan kedatangan Luhut dan Yasonna hanya sebatas memenuhi undangan saja.

"Kehadiran Menkumham kami apresiasi untuk lihat secara langsung Rapimnas di sana. Dan apa yang disampaikan Pemerintah itu hak Pemerintah tapi kami yakin itu bukan pengakuan. Kami berkeyakinan itu bukan berarti Pemerintah berpihak kesana," cetus Agung ketika dihubungi wartawan. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya