Berita

ahok/net

Ahok Resmikan Bus Wisata Dari Jerman

SENIN, 25 JANUARI 2016 | 12:04 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kembali meresmikan bus wisata gratis. Operasional bus tingkat pariwisata kali ini diluncurkan  atas kerja sama antara PT Transportasi Jakarta dengan PT Sumber Alfaria Trijaya TBK (Alfamart).

Ahok berharap dengan adanya bus tersebut dapat mengurangi kemacetan di Ibu Kota. Sebab, menurutnya bus pariwisata ini tidak hanya memberikan pelayanan wisata berkeliling ke lokasi-lokasi bersejarah di Jakarta.

"Kalau warga mau naik juga boleh gratis. Namanya pelayanan, bagaimana pun orang merasa naik motor lebih mahal dari bensin ke bus, satu bus itu bisa menampung seratusan pengemudi motor lho sebetulnya. Ini kan mengurangi kemacetan," katanya, usai acara peluncuran bus itu di depan kantornya, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/1).


Tak hanya itu, orang nomor satu DKI Jakarta ini mengatakan, bus tingkat yang juga merupakan program CSR tersebut juga cukup ramah bagi penyandang disabilitas karena dilengkapi dengan lantai dan jok lipat. Namun, Ahok tetap meminta agar kebutuhan bagi penyandang disabilitas terus ditingkatkan sebagaimana bus-bus di luar negeri.

"Tadi saya sudah sampaikan, makanya kenapa saya suka CSR, tahu nggak? Kita tambahin standar baru semua bus kita yang sisi kiri harus bisa lipat buat disabilitas naik, di luar negeri semua begitu, tinggal nyontek saja kok," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin menerangkan, pengadaan bus yang dikeluarkan perusahaannya dengan PT Transjakarta melalui proses yang cukup lama. Pasalnya, bus tingkat bermerek Mercedez Benz OC 500 RF 2542 senilai Rp 3,922 miliar itu didatangkan langsung dari Jerman.

"Bus didesain spesifik sesuai dengan standar Bus City Tour yang telah beroperasi, mulai dari kapasitas hingga fasilitasnya. Dan kami ingin membagi keceriaan sekaligus memperkenalkan wisata Kota Jakarta kepada masyarakat luas, khususnya wisatawan yang datang ke Ibukota," katanya.

Dia pun berharap, dengan dioperasionalkannya bus tersebut maka kegiatan promosi objek-objek wisata di Ibukota semakin terbantu. "Semoga sektor pariwisata di Ibukota dapat lebih berkembang," harapnya. [ysa]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya