Berita

Djarot Saiful Hidayat/net

Nusantara

Pemda DKI Berkomitmen Utamakan Produk Lokal

RABU, 20 JANUARI 2016 | 12:56 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) wajib mengutamakan penggunaan produk lokal atau dalam negeri dalam setiap pengadaan barang dan jasa di wilayah Jakarta.

"Iya dong. Kebutuhan barang dan jasa, kami prioritaskan menggunakan produk dalam negeri," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat di kantornya, Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (20/1).

Namun ia menekankan, ada syarat yang harus pula dipenuhi jika menggunakan produk lokal. Salah satunya sudah bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).


"Jadi produk dalam negerinya yang ada SNI. Sebab, kalau dikasih tanpa ada batasan kualitas, bikin pengusaha manja. Pengusaha itu harus disiplin bekerja keras," tegasnya.

Diakuinya memang ada produk dari luar negeri yang masuk. Tapi, Pemprov DKI sudah menerapkan kebijakan lebih mengutamakan produk-produk dalam negeri dibandig dari luar negeri.

"Kalau ada produk sejenis yang dihasilkan pengusaha luar negeri, maka kita harus beli produk dalam negeri sendiri,” terangnya.

Tak hanya itu, untuk membantu pengusaha dalam mengembangkan usaha, mantan walikota Blitar ini menyatakan bahwa pihaknya sudah mempermudah kepengurusan perizinan. Sehingga, apabila ada kendala dalam pengurusan atau ada pungutan liar (pungli) diharapakan segera dilaporkan kepadanya.

Kita sudah punya Badan PTSP. Kalau ada yang masih mempersulit atau mengutip uang, laporkan pada saya. Biar langsung saya pecat," jelasnya.

Pemprov DKI juga siap membantu permodalan dan peningkatan keterampilan para pengusaha muda melalui balai latihan kerja yang tersebar di lima wilayah Jakarta.

"Kalau kalian membutuhkan permodalan dan keterampilan, jangan segan-segan bekerja sama dengan kami," katanya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya