Berita

JELANG PILGUB DKI

Sebagai Petugas Partai, Djarot Siap Menjalankan Perintah Pimpinan PDIP

SELASA, 19 JANUARI 2016 | 18:45 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama kemarin mengatakan tidak menutup kemungkinan dia akan menggat Wakilnya saat ini, Djarot Saiful Hidayat, sebagai pasangannya dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang.

"Bisa saja maju dengan Pak Djarot. Beliau kan kader PDIP," kata Ahok.

Saat dimintai tanggapan atas pernyataan Ahok tersebut, Djarot tak merasa besar kepala. Karena dia menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan PDIP.


"Kalau saya ini kan ada mekanismenya. Saya petugas partai, kader partai, pasti ada mekanismenya. Nanti digodok oleh partai," jelas Djarot saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (19/1).

Dia menambahkan fokus partainya saat ini adalah melakukan kosolidasi sampai tingkat anak ranting. Namun, dia tidak menampik harus siap apabila ditunjuk kembali.

"Kita masih belum berpikir siapa yang akan maju. Tapi begitu ada yang diusung, kami siap," tukasnya.

Soal munculnya dukungan agar Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam Rakernas PDIP agar maju dalam Pilgub, menurutnya itu sah-sah saja. Apalagi, selain Risma,  Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan dirinya juga dielu-elukan.

"Oh enggak. Itu hanya beberapa kader yang sebut Bu Risma, Ganjar (Pranowo, Gubernur Jateng) atau siapa lagi saya sendiri. Itu boleh saja," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya