Berita

ahok/net

Ahok: Jujur Saja, Selama Ini DKI Agak Memalukan...

SELASA, 19 JANUARI 2016 | 13:54 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama mengaku malu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saat ini mendeklarasikan program sekolah aman bencana. Pasalnya, ia menilai DKI Jakarta merupakan Provinsi yang memiliki anggran yang tergolong besar. Tetapi, 47 persen bagunan sekolahnya tidak layak pakai.

"Urusan keamanan lama sekali implementasinya. DKI agak memalukan jujur saja. Jangankan bicara aman, bangunannya saja jelek, enggak aman," ujar dia saat memberikan kata sambutan dalam acara Deklarasi Sekolah Aman Di Jakarta, Bali Kota, Jalarta Pusat, Selasa (19/1).

Pria yang akrab disapa Ahok itu membeberkan sejumlah kasus dugaan korupsi di bidang pendidikan, mulai dari pembelian alat fitnes dan alat penyedia daya listrik atau UPS. Dia menilai janggal, fasilitas tersebut disediakan disaat sekolah sekitar Jakarta mengalami plafon jebol, tolilet rusak, dan tidak memiliki sumber air bersih


"Tapi kalau beli UPS, fitness center, komputer, scanner, satu sekolah scanner Rp 3,8 miliar. Beli alat fitnes hampir Rp 2 miliar, beli UPS Rp 6 miliar. Gendheng memang Jakarta. Di kampung saya sudah jadi sekolah bagus itu," ujar dia.

Maka dari itu, dia mengaku sudah menegaskan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Sopan Adrianto untuk menghindari hal tersebut tidak terulang kembali. [ysa]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya