Berita

Nusantara

Kata Ahok, Korban Kebakaran Tambora Disantuni Ala Kadarnya

SELASA, 19 JANUARI 2016 | 12:50 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama menanggapi dingin kebakaran yang melanda kawasan Tambora, tepatnya Jalan Jembatan Besi, RT 04 RW 04, Jakarta Barat, dinihari tadi (Selasa, 19/1).

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan bahwa santunan yang diberikan kepada korban kebakaran tidak akan terlalu besar.

"Jika kebakarannya biasa, biasanya kami membantu ala kadarnya," kata Ahok saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.


Alasan Ahok, situasi Jakarta saat ini berbeda dengan masa lalu. Masyarakat kala itu banyak yang menyimpan uang di rumah sehingga ludes ikut terbakar.

"Kalau di kampung mereka simpan uang di bawah bantal, tapi Jakarta ini berbeda," ujarnya.

Warga Jakarta, jelas Ahok, kini sudah hidup modern. Uang tak lagi disimpan di bawah bantal tapi di bank. Sehingga, bila terjadi kebakaran kerugian yang diterima tidak begitu besar.

"Zaman sekarang kebakaran itu hanya menghilangkan pakaian saja karena emas perhiasan bisa didepositokan di bank," ucap Ahok.

Makanya uang santunan yang diberikan tak lagi sebanyak era terdahulu.

26 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi padat penduduk tersebut. Dalam peristiwa itu, satu keluarga yang terperangkap api tidak berhasil diselamatkan.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya