Berita

Politik

Dampak Amandemen UUD 45 Terhadap Ekonomi Nasional Dibahas Di UBK

SENIN, 18 JANUARI 2016 | 16:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Desakan agar bangsa Indonesia kembali ke UUD 1945 yang asli semakin kuat belakangan ini. Apalagi kekacauan sistem politik dan ekonomi Indonesia dinilai publik semakin parah disertai benturan dan konflik sosial.

Melihat tema kembali ke konstitusi asli semakin relevan untuk dibicarakan saat ini, Pusat Kajian Ekonomi Politik Universitas Bung Karno (Pusat Kajian Ekopol UBK) berencana melakukan serangkaian Focus Group Discussion (FGD) untuk  ‎untuk mengkaji kembali konsepsi berbangsa dan bernegara menurut UUD 1945 dan dampak yang ditimbulkan akibat amandemen UUD.

Peneliti Pusat Kajian Ekopol UBK, Salamuddin Daeng, mengatakan, FGD tersebut akan dilaksanakan pada esok hari (Selasa, 19/1) di Kampus Universitas Bung Karno, Jalan Pegangsaan Timur 17, Jakarta Pusat. Jika tak ada aral melintang, diskusi akan dimulai pukul 13.00 WIB.


Tema yang akan dibicarakan dalam diskusi ini adalah dampak amandemen UUD 1945 terhadap sistem fiskal dan perekonomian nasional.

Salah satu yang hadir sebagai pembicara besok adalah ekonom yang lama dikenal sebagai "ekonom pancasilais" dari ‎Universitas Gajah Mada, Revrisond Baswir. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya