Berita

ahok/net

Nusantara

Ke Depan, Ahok Yakin Tidak Ada Lagi Bom Di Jakarta

SENIN, 18 JANUARI 2016 | 13:03 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengapresiasi aparat keamanan karena telah sigap dalam menangani aksi teror di kawasan Thamrin, Jakarta pada Kamis (14/1) lalu.

"Kita begitu cepat mengatasi. Ke depan kita tidak akan biarkan lagi satu peluru dan bom pun meledak di Jakarta," katanya saat tampil sebagai instruktur (Irup) upacara bendera di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (18/1).

Pria yang akrab disapa Ahok itu pun menegaskan tak ada satu orang pun yang bisa meruntuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


"Karena itu saya sebagai Gubernur DKI sangat yakin dan percaya, kita tidak akan pernah takut dan tunduk dalam aksi terorisme apapun di Indonesia," tegasnya.

Ahok menambahkan, upacara ini merupaka kegiatan rutin diadakan setiap pertengahan Januari untuk menambah kekompakan aparat Polri, TNI dan Pemprov DKI Jakarta.

"Sejarah membuktikan kita berdiri di sini setiap tanggal 17 (Januari) supaya kita kompak. Karena gesekan bisa saja terjadi. Tetapi sebagai institusi kita mesti kompak dan bersatu," tukasnya.

Dalam upacara tersebut juga hadir Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Tito Karnavian, Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad), Letjen TNI Edy Rahmayadi, dan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Teddy Laksamana.

Adapun peserta upacara selain aparat Pemprov DKI Jakarta juga ada dari kesatuan TNI Angkatan Laut, Kostrad, Brimob, Kodam Jayakarta, Polda Metro Jaya, dan Marinir. [rus]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya