Berita

Politik

BOM STARBUCKS

Keluarga Korban Terorisme Beri Dukungan Dengan Mawar Putih

MINGGU, 17 JANUARI 2016 | 10:17 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Sejumlah keluarga korban aksi terorisme yang berada di bawah naungan Yayasan Penyintas Indonesia (YPI) turut meramaikan kegiatan car free day (CFD) di kawasan MH Thamrin, Jakarta, pagi ini (Minggu, 17/1).

Mereka hadir untuk memberikan dukungan moril terhadap korban bom Thamrin. Salah satunya bersama kelompok  Aliansi Indonesia Damai (AIDA) memberikan bunga mawar putih kepada warga di sepanjang kawasan Bundaran Hotel Indonesia hingga lokasi ledakan bom, dekat kedai kopi Starbuck.

"Ini bentuk dukungan kami memberikan motivasi terhadap keluarga korban. Sesama korban, kami dari korban bom JW Marriot, Kuningan, ingin mendoakan agar keluarga diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah," kata Ketua YPI, Sucipto Hari Wibowo di Bundaran HI, Jakarta Pusat.


Tak lupa pula ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang cepat memberikan respon mengenai jaminan biaya yang diperlukan para korban. Namun, ia juga mengharapkan agar pemerintah dan lembaga terkait dapat membuat regulasi khusus mengenai hak-hak korban.

"Sehingga bila terjadi hal yang tak diinginkan, para korban bisa langsung ditangani secara medis tanpa menunggu pernyataan atau jaminan pemerintah," sambungnya.

Selain itu, YPI mengimbau kepada para teroris dan pihak yang seharusnya bertanggung jawab untuk menghentikan segala aksi teror kekerasan. Tanpa terkecuali dengan alasan perjuangan apapun.

"Kekerasan hanya memunculkan kerugian yang ada korban dari kalangan masyarakat tak bersalah," tegasnya.

Rencananya, YPI usai berdoa dan menabur bunga di Sarinah, akan mengunjungi beberapa korban ledakan bom Thamrin di rumah sakit. Selain itu, juga ada niatan mereka untuk menyambangi keluarga salah satu korban yang meninggal dunia.

"Rencananya, kami seperti itu ke Condet. Tapi, lihat nanti, karena kabarnya almarhum Rico akan dimakamkan di luar kota," ujarnya.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya