Berita

Pdip/net

Rekomendasi Rakernas PDIP Didukung Penuh Tiga Asosiasi DPRD‎

RABU, 13 JANUARI 2016 | 20:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎. Tiga Asosiasi DPRD tingkat provinsi, kabupatan, dan kota mendukung dan siap mensukseskan rekomendasi Rakernas PDI Perjuanhan agar Indonesia punya haluan pembangunan yakni melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PNSB).

‎Ketua Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) Lukman Said menyatakan pihaknya mendukung sinkronisasi pemerintah pusat dan daerah. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah penyelenggaraan pertemuan tiga pilar di tingkat daerah. 

‎"Untuk sekarang pertemuan tiga pilar, eksekutif, legislatif dan partai politik baru di tingkat pusat. Kami siap melakukan pertemuan tiga pilar di daerah. Pertemuan tersebut akan dihadiri eksekutif, legislatif, dan pengurus partai," ungkapnya. 

‎Menurutnya, hal itu penting dilakukan agar terjadi sinkronisasi program untuk percepatan pembangunan di seluruh daerah. Salah satu hal yang mendasari pertemuan itu harus dilakukan di daerah karena DPRD adalah lemabaga yang paling dekat dengan rakyat dan paling memahami permasalahan rakyat. 

‎"Kenapa, karena kami 24 jam bersama rakyat, kami hidup dan merasakan permasalahan rakyat. Lewat pertemuan itu, masalah ini bisa dikritisi," katanya. 

‎Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia (Adeksi), Anna Morinda mengungkapkan, juga menyatakan dukungan terhadap konsep pembangunan nasional semesta berencana (PNSB) melalaui sinergi tiga pilar. 

‎"Sinergi tiga pilar yakni sinergi antara partai, eksekutif, dan legislatif," katanya. 

‎Menurut Anna Morinda, melalui sinergi tiga pilar tersebut, baik pemerintah daerah yakni pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, maupun dewan daerah yakni DPRD provinsi, DPRD kabupaten dan DPRD kota, mendukung program-program pemerintrah pusat melalui sinkronisasi program pusat dan daerah.

‎Ketua DPRD Kota Metro ini menjelaskan, dalam Rakernas I PDI Perjuangan, para peserta mendapat pencerahan dari Ketua Umum DPP PDIP soal pentingnya haluan negara dalam konsep pembangunan jangka panjang, sehingga negara memiliki arah pembangunan yang berkesinambungan. 

"‎‎‎Gagasan haluan negara tersebut dituangkan dalam konsep PNSB. Kami mendukung hadirnya kembali haluan negara dalam PNSB," ucapnya.‎

‎Dengan itu, siapapun pemimpin nasional dan daerah yang terpilih, maka dia harus bekerja sesuai Haluan Negara. ‎Dengan itu, ke depan kita dapat memeratakan pembangunan di Indonesia," imbuh Anna. 

‎‎Ketua Umum Asosiasi DPRD Seluruh Indonesia (Adpsi), Asep Rahmatullah, menyatakan pihaknya mendukung seluruh program yang akan dihasilkan PDIP di dalam rakernas. Adpsi mendukung semua program yang dihasilkan rakernas agar persoalan negara dan sentralisasi tidak hanya sebatas pusat dengan daerah, tetapi lebih rendah lagi yakni kecamatan hingga kelurahan. 

‎‎‎"Agar proses pembangunan dari pusat ke daerah dapat mengakar," kata Asep. 

‎‎‎Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDIP Megawati saat penutupan Rakernas I mengungkapkan, PDIP siap mempelopori amandemen terbatas UUD 1945 guna memberikan fungsi kewenangan bagi MPR untuk Ketetapan MPR terkait pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Ketetapan itulah yang nantinya menjadi haluan negara dan haluan pembangunan nasional yang mengikat semua lembaga negara dan wajib dilaksanakan oleh pemerintah di semua tingkatan. 

‎‎‎Demikian salah satu rekomendasi yang dihasilkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP yang berlangsung 10-12 Januari, dan telah resmi ditutup oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Kemayoran, Jakarta. 

‎‎‎Megawati mengungkapkan, partainya sepakat dengan istilah amandemen terbatas agar benar-benar hanya untuk menghidupkan kembali haluan negara dan haluan pembangunan nasional dalam jangka panjang. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya