Berita

Agnez Mo:net

Blitz

Agnez Mo, Pakai Busana Bertuliskan Arab, Netizen Perang Analisa

RABU, 13 JANUARI 2016 | 09:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tulisan Al Mut­tahadah diarti­kan Agnez se­bagai Bersatu. Ironisnya, fans dan netizen jus­tru saling se­rang.
 
Agnes Monica (Agnez Mo) berpar­tisipasi dalam Konser Raya 21 Tahun Indosiar di Istora Senayan Jakarta, Senin malam lalu. Penonton dan para Agnezious atau NEZindaClub (Fans Agnez) dibuat terpukau. Namun belakangan terjadi kontroversi. Me­nyangkut busana tembus pandang yang dipakai Agnez dimana di ujung paling bawahnya ada tulisan Arab, Al Muttahadah.

Dunia maya pun berguncang. Ne­tizen riuh rendah dengan analisanya masing-masing. Coba meredam, fan­base pacar pebasket Wijin ini mencari tau arti tulisan Arab itu kepada KTZ selaku produsen busana tersebut.


"Kepada KTZ, apa arti dari tulisan di busana yang Anda buat tersebut? Sebab, hal ini sudah mulai menjadi kontroversi di Indonesia sejak Agnez Mo mengenakan produk Anda di da­lam satu konser besar. Tolong dijawab pertanyaan ini. Terima kasih."

Pihak KTZ pun menjawab pertan­yaan tersebut. "Itu artinya united (ber­satu dalam bahasa Inggris)." Klari­fikasi dari KTZ itu turut di-retweet oleh akun Twitter resmi milik Agnez. "@WeenaAyu itu artinya UNITED alias BERSATU," kicau Agnez.

Sayangnya, netizen sudah telanjur kepo. Banyak yang menyindir Agnez lantaran dianggap melecehkan Agama. "Kalau tulisan Arab no problem, tapi busana transparan maksudnya apa dengan tulisan Arab?" ucap @beakti.

"@AgnezmoHugeFans seharusnya jangan pake bahasa Arab. Kok bahasa Arab dipaduin ama busana yang tem­bus seharusnya dipikirkan lagi," siul @kondhenice.

Sebagian netizen dan tentu saja fans tidak terima sang idola di-bully. "Aneh huruf arab dipake di baju kok pada repot. Emang kalo di Arab sana tulisan 'toilet' pake huruf apa? Huruf India?" ujar @ainnoor383.

"Bahasa Arab itu ya bahasa. Seperti bahasa Indonesia. Jadi jangan berpikir yang dangkal," tulis @jaflo28.

"Maaf saya muslim, di tulisan Ag­nez itu artinya pemersatu, mungkin yang salah bukan itu tapi penempa­tannya aja," kata @deana_fitrii96 berkomentar.

"Orang Indonesia mah baperan," lanjut @faridahawaliyah. "Lebih Dari 50 persen bahasa baku Indonesia diambil dari bahasa Arab," kata @ agusdewi. "Gue setuju banget. Jangan berfokus sama satu tulisan doang, akhirnya merambat ke SARA. Ng­gak ada hubungannya lagian seorang Agnes itu sangat cinta damai," bela @ yohananeo23.

Kontroversi baju Agnez ini rupanya didengar oleh Majelis Ulama Indo­nesia (MUI). Haram, halal atau ba­gaimana nih? "Selama tulisan tersebut bukan Al Quran atau Hadits, itu nggak apa-apa, karena tulisan Arab saja kan," nilai Cholil Ridwan selaku Dewan Pertimbangan MUI, kemarin.

Cholil pun memberikan contoh di negara yang bukan mayoritas muslim terkadang ada juga yang mengguna­kan tulisan Arab. "Seperti di negara lain, di Lebanon, itu banyak tulisan Arab, tapi selama itu bukan nama Allah atau Al Quran atau Hadits itu nggak masalah," lanjutnya.

Apapun itu, Agnez tampil memukau saat konser tersebut. Ia membawakan lagu Coke Bottle yang dipromosikan­nya di Amerika. Hebohnya, penampi­lan Agnez ini diiringi dengan tarian tradisional Papua. Ia juga mengikut­sertakan tim dancernya sendiri. Tak ayal penampilan Agnez pun membuat histeris pengunjung Istora Senayan. Teriakan dan panggilan kepada Agnez tak henti-hentinya menggema.

Lagu yang dinyanyikan Agnez dianggap berbeda dengan yang biasa dinyanyikan. Pada penampilan kedua, Agnez membawakan lagu Muda (Le O Le O). Seperti biasa, Agnez tak bisa lepas dari para dancer. Namun yang unik, selain mengajak dancer dewasa, Agnez juga mengajak puluhan anak kecil yang mengenakan pakaian khas Tanah Air, batik.

Matahariku menjadi pilihan Ag­nez untuk penampilan ketiga, masih mengenakan jaket putih bergambar mata satu yang berwarna hijau. Para dancer yang mendanginya mengena­kan kaos hitam bergambar huruf A, seperti sebuah piramida.

Sontak lagu tersebut yang dilan­tukan dengan anggun oleh Agnez membuat para penonton menjadi melankolis.

Terakhir, penampilan Agnez ditutup dengan lagu Boy Magnet dan penampilan dari dancer NEZindaHooD. Saat itu, Ag­nez melepas jaket putihnya dan mengenakan busana hitam tembus pandang yang kontroversial tersebut. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya