Berita

Clara:net

Blitz

Clara, Nangis Curhat Dilecehkan Bos Agency

SENIN, 11 JANUARI 2016 | 08:15 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Artis dan presenter bernama asli Lee Seong-Min ini bikin heboh saat membongkar skan­dal pemerasan dan pelecehan seks yang dilakukan Lee Gyu Tae, bos agency tempatnya ber­naung, Polaris Entertainment. Setelah itu, setahun lamanya Clara menghilang dari industri hiburan Korea.

Nah, di awal 2016, si seksi ini kembali muncul di tele­visi dan membahas skandal tersebut secara langsung. "Ini pertama kalinya aku muncul di media sejak Januari tahun lalu. Aku merasa grogi dan canggung," ucap Clara, akhir pekan lalu.

"Aku bertanya-tanya kenapa hal seperti ini bisa terjadi. Dari mana masalahnya berasal. Aku terus memikirkan tentang hal itu," imbuh dara kelahiran Swiss dan dididik di Amerika ini.


Bintang Casa Amor: Exclu­sive Ladies itu juga menjelaskan mengapa dirinya mencabut tun­tutan terhadap CEO Polaris.

"Ini bukan berarti kami lang­sung mencapai kesepakatan. Kesepakatan itu diperoleh setelah kedua belah pihak melakukan banyak pertemuan untuk diskusi," cetus Clara.

Di sela-sela wawancara, Clara pun mulai menitikkan air matanya. "Aku ingin berterima kasih kepada para fans yang sudah percaya dan menung­guku untuk waktu yang lama. Aku akan bekerja lebih keras lagi," tuturnya.

Skandal ini bermula saat bintang drama Emergency Couple ini memutuskan men­gakhiri kontraknya dengan Polaris Entertainment. Tetapi, pihak manajemen tidak setuju. Clara mengancam bos Polaris akan membongkar pelecehan seksual yang dilakukan Lee Gyu Tae terhadap dirinya.

Lee Gyu Tae mengancam balik Clara dan membeberkan pesan singkat yang berisi per­cakapan artis tersebut dengan bosnya itu.

"Saya pria beristri, tapi pu­nya pacar. Kamu berbeda den­gan artis lain dan membuat jantungku berdebar," kata Lee dalam pesan singkat yang be­redar di internet. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya