Berita

hm prasetyo/net

Politik

Ini Jadinya Kalau Penegak Hukum Terlibat Perang Gang

SABTU, 09 JANUARI 2016 | 15:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mengherankan sikap Jaksa Agung, HM Prasetyo, yang begitu bernafsu memeriksa mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto. Di sisi lain, Prasetyo seolah adem terhadap kasus bantuan sosial Pemprov Sumatera Utara yang menyeret Partai Nasdem dan ketua umumnya, Surya Paloh.

Diketahui bahwa Prasetyo bersikeras memeriksa Setya Novanto dalam kasus dugaan "pemufakatan jahat" terkait saham Freeport tanpa izin Presiden Joko Widodo. Ia memastikan pemeriksaan Novanto akan dilakukan pekan depan.

"Daripada nafsu periksa Novanto, Kejagung lebih baik periksa Surya Paloh karena sudah jelas ada tertuduhnya yaitu OC Kaligis (eks Ketua Dewan Mahkamah Partai Nasdem) dan Patrice Rio Capella (eks Sekjen Partai Nasdem), dan Gatot Pujo Nugroho," kata politisi senior, Rachmawati Soekarnoputri, Sabtu (9/1).


Dia menyebut Surya Paloh sebagai pemegang policy dan decision maker Partai Nasdem, maka sangat kuat dugaan keterlibatannya dalam kasus itu.

"Karenanya, patut dicurigai ada apa Prasetyo seperti tidak berdaya menghadapi Surya Paloh ketimbang terhadap Setya Novanto," terang putri Bung Karno ini.

Melihat kondisi itu, Rachmawati yakin perang antar gang oligarki penguasa sudah merambah ke ranah penegak hukum.

"Jika aparat penegak hukum sudah ikut gang-gang-an, apa yang bisa diharapkan obyektifitas aparat dalam menegakkan kebenaran dan keadilan. Bagaimana pula dengan rakyat kecil pencari keadilan? Ini cerminan dari 'republik garong'," terangnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya