Berita

net

Kesehatan

DPRD DKI Bakal Kaji Izin Klinik

SABTU, 09 JANUARI 2016 | 03:40 WIB | LAPORAN:

DPRD DKI Jakarta bakal mengundang Dinas Kesehatan dan Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) untuk melihat perizinan klinik yang ada di ibu kota. Terutama izin klinik Chiropractic First. Terkait dugaan malpraktik yang dilakukan klinik itu dengan mengakibatkan korban jiwa.

"Kami akan merencanakan untuk mengundang Dinkes. Karena bicara perizinan maka ada di BPTSP, ini mau panggil dua-duanya. Sinkronisasinya bagaimana, dalam prosedur perizinan harus ada rekomendasi atau tidak," kata anggota Komisi E DPRD DKI Merry Hotma Sirait saat kepada wartawan, Jumat (8/1).

Menurutnya, kasus malpraktik di klinik itu berada di bawah permukaan yang sangat berbahaya. Karena itu diperlukan badan atau peraturan khusus untuk mengatur perlindungan konsumen khusus di ibu kota.


"DPRD ini melihat DKI harus ada lembaga yang fokus menjaga masyarakat dari berbagai hal. Makanan, kosmetik, dokter ilegal, klinik ilegal. Ini dorongan kami untuk membentuk lembaga perlindungan," jelas Merry.

Merry menilai keberadaan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) belum cukup membantu karena cakupannya tingkat nasional. Untuk itu, di Jakarta sendiri diperlukan lembaga lain yang fokus menangani soal klinik.

"DKI kan ibu kota, peredaran bisnis sangat tinggi dengan segala risiko harus ada badan khusus," bebernya. [wah]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya