Berita

net

Nusantara

53 Ribu Lahan Pertanian Di Karo Gagal Panen

JUMAT, 08 JANUARI 2016 | 23:30 WIB

Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo mendata selama hampir tiga tahun erupsi Gunung Sinabung mengakibatkan sedikitnya 53 ribu lahan pertanian di 14 kecamatan mengalami gagal panen.

Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo Munarta Ginting mengatakan, sejak pertama erupsi di tahun 2013 sampai Maret 2014 pihaknya bersama penyuluh mendata dari 17 kecamatan sebanyak 14 diantaranya mengalami paling rentan terkena abu vulkanik Gunung Sinabung. Yang berimbas terhadap 53.000 hektar lahan pertanian, dan 8.700 hektar sudah mengalami puso. Lahan pertanian yang puso terjadi di empat kecamatan, salah satunya Kecamatan Tiga Binanga dan Kecamatan Merek.

"Lahan pertanian terparah terjadi terhadap lahan jagung milik warga," ujarnya seperti dikutip Medanbagus.com, Jumat (8/1).


Dikatakan Munarta, pemerintah saat ini sudah menyiapkan lahan pertanian di kawasan Siosar seluas 416 hektar.

"Tapi ini belum selesai, masih dalam proses pengerjaan," katanya.

Dia menyarankan agar para petani di Kabupaten Karo beralih tanam ke umbi-umbian untuk sementara. Mengingat masih tingginya aktifitas Gunung Sinabung dengan potensi letusan yang lebih dahsyat lagi.

"Tanaman umbi-umbian lebih tahan terhadap terpaan abu vulkanik, ketimbang tanaman jagung dan jeruk," tukas Munarta. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya