Berita

foto: Feby/RMOL

Hukum

Korlap Serahkan Pocong Paloh-Prasetyo dan Keranda ke KPK

JUMAT, 08 JANUARI 2016 | 17:41 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mati suri lantaran hingga saaat ini belum menyeret Ketua Umum Partai Nasional Demokrtat (Nasdem), Surya Paloh dan Jaksa Agung, HM Parasetyo dalam kasus dugaan pengamanan korupsi bantuan dana sosial (Bansos) Pemrov Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu disuarakan Komite Relawan Anti Korupsi (Korlap) dalam aksi di depan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (8/1).

"Kritikan kita terhadap KPK yang terlihat mati suri dalam penanganan kasus korupsi dana Bansos," jelas kordinator aksi Korlap, Riswan.


Dia menegaskan, keterlibatan Paloh dan Prasetyo sudah sangat terlihat dalam kasus tersebut. Apalagi, dalam persidangan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi, istri Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Evy Susanti memberikan kesaksiannya bahwa ada keterlibatan antara dua orang tersebut.

"KPK seharusnya sudah harus memeriksa dan memproses kedua orang yang berasal dari Nasdem itu. Keterlibatan keduanya sudah jelas," tandasnya.

Berdasarkan pantauan RMOL membawakan 'pocong' dengan foto wajah Surya Paloh dan Prasetyo serta keranda mati. [sam]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya