Berita

Supporter sepakbola tim nasional Kolombia/net

Dunia

9 Alasan Mengapa Kolombia Jadi Negara Paling Bahagia Di Dunia

JUMAT, 08 JANUARI 2016 | 16:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kolombia baru-baru ini disebut sebagai negara paling bahagia di dunia. Hal itu diungkapkan dalam hasil survei tahunan yang dilakukan oleh Asosiasi terkemuka di riset pasar dan jajak pendapat, WIN/Gallup International yang dirilis pada Kamis (7/1).

Survei yang dilakukan antara September 2015 dan Desember 2015 terhadap 66.040 orang dari 68 negara di seluruh dunia itu meminta responden untuk menjawab pertanyaan sederhana, yakni tentang tingkat kebahagian hidup mereka.

Hasil survei menunjukkan bahwa 87 persen dari warga Kolombia yang disurvei mengatakan bahwa mereka merasa senang hidup di negaranya.


Tingkat kebahagiaan tersebut dua puluh poin di atas rata-rata global. Bahkan hampir dua kali lipat dari hasil yang diperoleh di Amerika Serikat.

Menindaklanjuti hasil survei tersebut, Huffington Post mencoba merangkum alasan mengapa banyak warga Kolombia yang merasa bahagia hidup di negaranya dan bahkan disebut sebagai negara paling bahagia di dunia.

1. Terletak di lokasi yang menakjubkan
Kolombia merupakan negara yang terletak di ujung benua Amerika Selatan. Lokasi tersebut membuat Kolombia memiliki karakter kawasan yang beragam. Di Kolombia, bisa ditemukan pantai, hutan, pegunungan bahkan padang pasir.

Kolombia memiliki akses yang unik karena bisa menjangkau dua wilayah perairan, yakni Atlantik (Laut Karibia) dan Samudera Pasifik. Lokasi demikian membuat Kolombia memiliki pantai tropis yang keindahannya mendunia.

Terlepas dari itu di bagian selatan, Kolombia memiliki kawasan hutan Amazon di mana penduduk atau wisatawan bisa merasakan sensasi lain dalam menjelajahi alam.

Kolombia itu sendiri merupakan salah satu negara yang dilalui jalur pegunungan Andes yang membuat sejumlah wilayah memiliki suhu yang cukup dingin, seperti ibukota Bogota.

Keberagama karakter wilayah di Kolombia membuat penduduknya bisa merasakan berbagai sensasi berbeda dan dinilai bisa menjadi salah satu faktor kebahagiaan.

2. Mencintai sepakbola
Faktor lain yang bisa jadi membuat penduduk Kolombia begitu bahagia adalah karena semangat mereka dipersatukan dalam sepakbola. Hampir setiap penduduk Kolombia, tidak mengenal usia, jenis kelamin ataupun status sosial, tidak pernah melewatkan setiap pertandingan dari tim nasionalnya.

Setiap kali ada pertandingan sepakbola di mana tim nasional Kolombia bertanding, di jalan-jalan, restoran, atau tempat umum lainnya akan banyak ditemukan warga Kolombia yang dengan bangga mengenakan jersey atau kaos sepakbola tim nasional mereka yang berwarna kuning, biru dan merah, warna yang senada dengan bendera Kolombia.

Mereka selalu merayakan setiap pertandingan, baik yang berujung kemenangan ataupun kekalahan bagi tim sepakbola nasional mereka.

3. Suhu yang luar biasa
Sesuai dengan letak geografisnya, Kolombia merupakan negara dengan iklim tropis. Tidak ada perubhan musim yang mencolok sepanjang tahun. Namun yang menarik, karena karakter wilayah di Kolombia beragam, maka suhu di setiap wilayahpun bervariasi. Sebagai contoh, ibukota Bogota, karena dilewati jalur pegunungan, maka suhu di kota tersebut bisa berkisar antar 7-19 derajat cecius. Sedangkan di wilayah utara dekat dengan laut, Cartagena, suhu rata-rata di atas 25 derajat celcius.

4. Kopi Kolombia
Hal lain yang bisa jadi membuat Kolombia sebagai negara paling bahagia di dunia adalah karena negara Amerika Latin itu kaya akan cita rasa kopi. Di negara tersebut ada kawasan yang dikenal dengan sebutan "Eje Cafetero" (poros petani kopi kolombia) atau "Triangulo del Café" (segitiga kopi), yakni wilayah Caldas, Risaralda, dan Quindío. Tiga wilayah itu dikenal sebagai produsen kopi terenak di dunia.

5. Kaya akan makanan lezat

Deretan makanan khas yang bisa ditemui di Kolombia antara lain adalah Ajíaco, Sancocho, Bandeja Paisa dan Mojarra. Dengan kelezatan makanan yang khas dari penjuru negeri, hampir pasti Kolombia tidak akan pernah kekuarangan cita rasa.

6. Punya banyak waktu libur

Hanya kalah dari Argentina, Kolombia menduduki posisi kedua sebagai negara dengan jumlah hari libur nasional terbanyak di dunia. Rata-rata, ada 18 hari libur umum dan 15 hari cuti. Sebagai perbandingan, Amerika Serikat rata-rata memiliki 10 hari libur dan 10 hari cuti.

Kebanyakan warga Kolombia kerap memanfaatkan libur yang berdekatan dengan akhir pekan. Biasanya disebut dengan "Puentes festivos". Mereka biasanya bepergian di dalam negeri dengan teman-teman atau keluarga.

7. Punya banyak wanita cantik
Sudah jadi rahasia umum bahwa Kolombia dikenal dengan "harta karun" berupa wanita-wanita berparas cantik. Kecantikan wanita-wanita Kolombia bukan semata hanya di layar telenovela atau Miss Universe, tapi juga di kehidupan umum.

8. Menyukai festival

Kolombia punya banyak keragaman untuk dirayakan. Setiap tahunnya selalu ada sederet festival yang digelar di Kolombia, baik skala kecil ataupun besar. Dua festival yang terkenal adalah festival salsa dan parade bunga yang sudah terkenal di dunia.

9. Penduduk bisa turun ke Jalan
Utamanya di ibukota Bogota, sejak tahun 1974 diterapkan aturan yakni jalan-jalan protokol akan ditutup pada setiap hari Minggu dan hari libur nasional. Tujuannya adalah agar warga bisa turun ke jalan dan melakukan berbagai aktivitas, baik berjalan, berlari, bersepeda atau melakukan kegiatan lainnya yang bisa meningkatkan interaksi dengan warga lainnya. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya