Berita

Politik

DANA KETAHANAN ENERGI

Sikap Tegas dan Cermat Jokowi Tingkatkan Kepercayaan Publik

RABU, 06 JANUARI 2016 | 11:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengamat politik senior DR Muhammad AS Hikam menilai Presiden Joko Widodo menunjukkan sikap tegas dan cermat dalam menyikapi pungutan dana ketahanan energi dari penjualan bahan bakar minyak.

"PJ (Presiden Jokowi) sekali lagi memilih mendengarkan suara publik ketimbang omongan pembantunya di kabinet dalam membuat kebijakan publik strategis dan berpotensi sensitif secara politik," kata Hikam dalam akun facebooknya.

Hikam yang doktor ilmu politik lulusan Hawaii University menilai, sikap yang diambil Jokowi itu sangat tegas dan cermat seperti dilakukan terhadap keputusan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang ujug-ujug menghapus Gojeg dengan alasan tidak memiliki payung hukum. Publik merespon sangat negatif kebijakan Menhub itu dan Jokowi kemudian mencabutnya.


"Hemat saya, sikap PJ ini akan mengatrol kepercayaan publik terhadap pemerintah dan sekaligus menjadi bukti bahwa Jokowi tidak bisa didikte oleh cara berfikir birokratis dan sok berkuasa," katanya.

Kebijakan publik, menurut Hikam, bagaimanapun baik niatnya tetap akan diuji legitimasinya di ruang publik. Oleh sebab itu kebijakan publik tidak hanya dibuat karena ditopang kekuasaan dan legal formal, tetapi juga perlu mengindahkan realitas sosial dan politik serta kepantasan.

"Dalam sebuah sistem politik yang terbuka dan menuntut akuntabilitas publik, masalah legitimasi politik dan etik tak bisa diabaikan begitu saja," tukasnya.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya