Berita

yuddy chrisnandi/net

Yuddy Chrisnandi Mau Menghabisi Nasdem dan PKB?

SELASA, 05 JANUARI 2016 | 02:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di tengah isu reshuffle jilid II yang kian mengemuka wajar bila rilis Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) menuai banyak pertanyaan dan kecurigaan.

Apalagi kementerian ini dipimpin oleh seorang politisi, yaitu Yuddy Chrisnandi. Yuddy adalah politisi Partai Hanura, setelah pindah dari Partai Golkar. Hal lain yang menjadi kecurigaan atas penilaian akuntabilitas dan evaluasi kinerja ini diumumkan kepada publik, dan bukan hanya menjadi laporan Yuddy kepada Presiden saja.

Lebih-lebih berdasarkan penilaian Yuddy tersebut, dari 77 kementerian/lembaga, lembaga paling rendah nilainya adalah Kejaksaan Agung (50,2), Perpusatakaan Nasional (50,38), Komnas HAM (51,60), Kementerian Pemuda dan Olahraga (53,54) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerag Tertinggal dan Transmigrasi (53,97).


Jaksa Agung adalah HM Prasetyo, yang merupakan "orang" Nasdem. Sementara itu Menteri Pemuda Imam Nahrowi dan Menteri Desa Marwan Jafar. Imam dan Marwan adalah dua politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Maka tak heran kecurigaan mencuat: apakah Yuddy Chrisnandi sedang menyerang dan mau menghabisi Nasdem dan PKB? Meski sama-sama pendukung pemerintahan sejak awal, sudah dimaklumi bila kini ada persaingan di dalam pemerintahan.

Di luar itu, hal lain yang menarik, Yuddy menilai kementerian sendiri berada di urutan 6 paling atas. Sementara hal yang mengerikan, bila memang penilaian ini objektif, Badan Intelijen Negara (BIN) berada di urutan 41, dan kini sudah diketahui oleh umum. BIN sendiri dipimpin oleh Sutiyoso, yang merupakan mantan Ketua Umum PKPI. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya