Berita

ilustrasi/net

Dunia

Lewat Video Eksekusi, ISIS Ancam PM Inggris

SENIN, 04 JANUARI 2016 | 13:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Kelompok militan ISIS merilis video terbaru yang menunjukkan eksekusi lima orang yang mereka sebut merupakan mata-mata Inggris.

Tak berbeda dari video-video ISIS sebelumnya, dalam video berdurasi 10 menit itu, dua militan ISIS yang terdiri dari seorang pria dewasa dan seorang pria muda mengenakan pakaian tertutup, termasuk menutupi wajah. Keduanya memegang senjata api.

Kedua militan itu kemudian menyampaikan pesan dalam bahasa Inggris dengan aksen British. Mereka menyebut, pesan tersebut ditujukkan bagi Perdana Menteri Inggris David Cameron. Mereka mengancam akan melakukan serangan di Inggris.


Sementara itu, dikabarkan BBC, kelima sandera mengenakan pakaian jumpsuit orange. Di hadapan kamera, sejumlah sandera mengaku berasal dari Benghazi Libya dan Raqqa Suriah. Tak satupun dari mereka mengaku merupakan warga negara Inggris. Namun mereka mengaku telah bekerja untuk memberikan informasi kepada Inggris terkait ISIS.

Setelah membuat pernyataan, kelimanya dieksekusi dengan cara ditembak di bagian belakang kepala di lokasi yang terlihat seperti padang pasir itu.

Belum ada tanggapan dari pemerintah Inggris dan keaslian video tersebut juga masih diteliti. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya