Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Pembubaran BP Batam Dinilai Tepat

MINGGU, 03 JANUARI 2016 | 19:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Keputusan Presiden Jokowi membubarkan Badan Pengusahaan (BP) Batam patut diapresiasi. Meski agak terlambat, langkah Presiden Jokowi dinilai sangat tepat.

Demikian disampaikan Ketua Umum Himpunan Masyarakat Adat Pulau-pulau Rempang Galang (Himad Purelang) Blasius Joseph dalam keterangannya, Minggu (3/1).

Blasiun mengatakan sejak lama pihaknya berpandangan bahwa BP Batam harus dibubarkan.


"Ternyata, doa dan harapan kami selama ini didengar pemerintahan Jokowi. Kami sangat mendukung langkah Presiden membubarkan BP Batam seperti disampaikan Mendagri Tjahjo Kumolo untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan investor," katanya.

Sejak berdiri, katanya, BP Batam menyisakan persoalan, salah satunya melakukan perambahan lahan di luar kewenangannya dengan cara melawan hukum. Perilaku itu sudah lama diketahui Kementerian Agrarian Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional tetapi tidak diindahkan. Contohnya terhadap Hak Pengelolaan Lahan (HPL) yang suarakan warga di Rempang Galang.

"Warga nekad mengelola tanah negara yang diklaim sebagai bagian dari HPL BP Batam dirangkaian pulau-pulau Rempang Galang padahal itu sudah dimohonkan pelepasannya kepada negara," demikian Basilius.[dem]


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya