Berita

foto: net

GEDUNG BARU KPK

Yang Ditunggu Rakyat Penuntasan Kasus Mega Korupsi, Bukan Gedung Canggih Seperti Di Film James Bond

SELASA, 29 DESEMBER 2015 | 11:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pidato Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Presiden Joko Widodo terkait dengan peresmian gedung KPK idem dito.

Demikian penilaian politisi senior Rachmawati Soekarnoputri. Menurut Rachmawati, pidato keduanya yang bersifat seremonial itu hanya bicara tetek-bengek tentang pembangunan fisik gedung layaknya smart building ala James Bond. Hal yang dibicarakan misalnya hanya terkait dengan steril gedung maupun warna merah putih yang diigunakan.

"Yang dibicarakan bukan tentang substansi pemberantasan korupsi, padahal yang ditunggu rakyat bukan gedung  tapi tindakan nyata dan bukti konkret mengusut kasus-kasus mega korupsi," kata Rachmawati dalam perincangan dengan redaksi beberapa saat lalu (Selasa, 29/12).


Korupsi yang harus diusut dan harus menjadi prestasi utama, lanjut Rachma, adalah membongkar skandal mega korupsi BLBI. Kasus ini sama saja dengan satu kasus berbanding 1.000 kasus korupsi.

"Bayangkan negara rugi Rp 640 triliun, tiap tahun bayar subsidi bunga obligasi rekap Rp 60 triliun, dan bayar utang pengemplang pajak obligor hitam karena dapat SKL R and D dari Megawati," kata Rachma.

Dalam kasus ini, lanjut Rachma, rakyat dipaksa membayar pajak dan uangnya dipakai bayar utang koruptor.

"Tanya apakah aset-aset yang dijaminkan masih ada? Konon sudah raib dijual mafia koruptor, jadi keuntungannya berlipat-lipat ganda dan rakyat yang menanggung beban utang seumur hidup. Nauzubilah min dzalik. Sangat tidak adil dan zalim," demikian Rahcma. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya