Berita

Masayu Anastasia:net

Blitz

Masayu Anastasia, Tahun Baru Ngarep Jadi Janda

SELASA, 29 DESEMBER 2015 | 09:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ada cita-cita besar yang diinginkan Masayu Anastasia di tahun baru nanti. Dia sudah kebe­let ingin menyandang status janda. Tapi Mas­ayu pesimis, bila awal tahun 2016 ini dirinya sudah resmi lepas dari Lembu Wiworo, pria yang masih berstatus sebagai suaminya.

Soalnya, masuki bulan keempat sidang perceraiannya dengan Lembu, ternyata, ha­kim Pengadilan Agama Jakarta Selatan masih belum juga mau ketuk palu. Padahal, Masayu sudah yakin betul dengan keputusannya, pisah dengan Lembu.

"Hal kayak ini kan bukan hal yang mudah ternyata. Ini (proses perceraian) lebih bikin ca­pek, nggak segampang apa yang dalam bayan­gan aku," ungkap Masayu.


Perempuan berusia 31 tahun ini pun menilai proses perceraiannya dengan Lembu terlalu bertele-tele. Padahal Masayu berharap betul, gugatannya cepat terkabul dan bisa segera menyandang status baru.

"Jujur capek karena sidang lama dan ber­larut-larut. Aku ngerasa penginnya awal 2016 adalah hidup baru aku, tapi ternyata belum waktunya kan tapi harus ngikutin jalan dari Allah," katanya lagi.

Ia pun menganggap proses persidangan ini sebagai penutup 2015 yang kelam. "Kelam, kar­ena aku mengharapkan ini baru empat bulan ya. Aku penginnya nganggap pelajaran hidup jalan dari Allah yang harus aku lalui," lanjut Masayu.

Meski begitu, diakui bintang film Buruan Cium Gue, Laskar Pemimpi dan Mengejar Setan itu mengaku ada konflik dalam rumah tangganya. Tapi sayang, Masayu tak mengung­kap secara detil apa permasalahannya.

"Komunikasi aku dan Lembu tidak berjalan dengan baik. Kalau memang komunikasi aku dan Lembu bagus, saya pasti cabut gugatan. Tapi kan kenyataannya sampai saat ini gugatan tidak aku cabut kan? Artinya komunikasi kami tidak baik," tegasnya.

Terkait mediasi, baik Masayu maupun Lembu sudah bulat untuk tidak melanjutkan. Kedua orangtua masing-masing juga sudah tidak melakukan mediasi, biar persidangan langsung masuk proses perkara.

"Iya kita memang sudah menuliskan surat kepada majelis hakim tidak melanjutkan me­diasi dan langsung masuk ke pokok perkara," lanjut Masayu.

Meski begitu, keduanya tetap bertanggung jawab pada anak mereka. "Kalau soal anak, itu tetap akan menjadi tanggung jawab aku dan Lembu, karena tidak akan pernah ada istilah mantan anak. Anak ya tetap anak, sampai ka­panpun," terangnya. "Semua itu (tinggal satu atap) karena anak," tambah Masayu.

Masayu mengajukan gugatan cerai terhadap Lembu pada 31 Agustus 2015. Salah satu yang menjadi alasan gugatan cerai adalah kerap terjadi pertengkaran di antara kedua belah pihak.

Mantan kekasih Jonathan Frizzy itu mengaku merasa kuat menjalani proses cerainya. Secara tegas Masayu mengaku kalau ia sudah sangat siap untu menyandang status janda atau sebagai orangtua tunggal.

"Alhamdulillah, nggak stres. Tiap orang kan beda-beda untuk hadapi masalah. Tapi, buat aku, apa yang terjadi itu membuat aku lebih lega dan kuat. Sudah keputusan, sih (cerai)," katanya.

"(Mengurus anak tanpa suami) Karena dulu aku setiap kerja masih bisa antar dia sekolah. Aku masih bisa ngajarin dia belajar, dan kemarin (pascasidang) nggak berat dalam hidup aku. Jadi, ketika hari libur, aku gunakan untuk istira­hat di rumah dan olahraga," tuntasnya. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya