Berita

andy kasih/dok

Bisnis

Nenek Jompo Girang Diberi Sembako Murah AGP

SABTU, 19 DESEMBER 2015 | 12:58 WIB | LAPORAN:

Artha Graha Peduli sejak 13 Desember lalu menggelar Pasar Murah bekerja sama dengan Indofood di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Salah satu momen mengharukan ketika petugas mendatangi warga yang sakit atau jompo di rumahnya yang sederhana.

"Ada nenek jompo kegirangan dapat sembako murah yang diantar langsung oleh petugas ke rumah petaknya. Paket sembako itu dipeluknya erat-erat sambil mengucapkan terimakasih," cerita Kepala Media Center Artha Graha Peduli Akhmad Kusaeni di Jakarta, Sabtu (19/12).

Menurut Akhmad, petugas Pasar Murah AGP pro aktif mendatangi warga yang tidak bisa datang ke lokasi penjualan karena sakit atau sudah jompo. Mereka tinggal di permukiman yang padat, di gang-gang, atau di pinggir kali. Tidak ada barang berharga di rumah petak yang mereka tinggali. Hanya ada tikar atau kasur butut.


Saat petugas datang mengantar sembako, sebagian bahkan tidak bisa duduk apalagi berdiri. Mereka memang tengah sakit atau lumpuh. Tapi mereka tampak gembira menerima sembako.

"Mereka tidak menyangka kalau ada orang mau datang ke tempatnya, mengajaknya obrol dan berbagi sembako," tutur Kusaeni.

Petugas AGP yang menyambangi warga dan blusukan ke permukiman padat itu termasuk para pimpinan perusahaan yang didirikan oleh Tomy Winata itu. Koordinator Pelaksana Pasar Murah AGP Andy Kasih yang juga Direktur Utama Bank Artha Graha termasuk yang mendatangi warga di Kebon Manggis, Matraman, Jakarta, untuk berbagi sembako.

Suasana yang juga dirasakan pada setiap acara Pasar Murah AGP adalah kegembiraan di wajah anak-anak saat orang tuanya pulang membawa bungkusan sembako. Mereka merebut bungkusan tersebut untuk segera mengetahui barang apa saja di dalamnya. Selain beras, minyak sayur, dan susu kental manis, ada juga mie instan kesukaan mereka.

Meskipun hidup dalam kekurangan dan kesederhanaan, senyum dan tawa anak-anak tetaplah senyum dan tawa yang lugu dan jujur. Bagi mereka, sembako yang sedikit itu sudah berarti banyak. Makanya mereka sukacita.

"Kalau bisa, Pasar Murah diadakan setiap minggu. Ini sangat mengurangi beban dapur," kata Juju, seorang warga Kebon Manggis berusia 80 tahun, kepada petugas yang mendatangi rumah petaknya.[wid]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya