Berita

Wulan Guritno:net

Blitz

Wulan Guritno, Posisi Suami Sekarang Di Bawah

SABTU, 19 DESEMBER 2015 | 09:32 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Si seksi Wulan Guritno tengah sibuk di aktivitas sosial. Ia gen­car mengkampanyekan gerakan Gelang Harapan, sebagai wadah untuk membantu teman-teman penderita kanker. Tak selesai di situ, bersama Alkimia Production, Wulan mengangkat film penderita kanker berjudul I am Hope . Di film tersebut, Wulan menjadi pro­duser. Adapun sang suami, Adilla Dimitri, menjadi sutradara.

Banyak suka dari pengala­mannya bertemu dengan pen­derita kanker yang berjuang melawan sel ganas. Duka, tentu saja karena Wulan harus me­nahan sedih melihat kerasnya perjuangan mereka.

"Nggak gampang, saya harus bertemu mereka dengan pen­gaturan emosi (sedih) saya. Bertemu dengan penderita dan keluarganya, suka meru­sak mood saya, kerasa gimana yak, karena perjuangan mereka begitu berat," cerita Wulan.


Dari pengalaman itu, bekas pacar Ananda Mikola ini banyak belajar. Pengalaman-pengala­man itulah, kemudian ia tuang­kan dalam film garapannya.

"Saya banyak melihat per­juangan mereka untuk sembuh, dan itu ada di film ini seperti kata 'kan loe nggak ngerasain (kanker)'," lanjutnya.

Terlibat dalam satu proyek film dengan suami tak membuat Wulan kesulitan. Dia mengang­gap Adilia sangat profesional dalam bekerja.

"Benar-benar profesional dan dia layaknya sutradara ke produs­er pada umumnya saja. Dan pasti beda seperti di rumah ya. Aku di rumah menjadi seorang istri, dia ada di atas aku dan sekarang dia di bawahku," ungkap Wulan.

Namun tak dipungkiri, ked­uanya kerap berdebat satu sama lain. Bahkan Adilla kerap men­jadi bulan-bulanan dari Wulan.

"Sering debat karena beda po­sisinya, karena kalau produser kan harus menyelamatkan produksi aku. Dia sering kena marah juga sama aku. Dia nggak bisa berperi­laku sebagai suami kalau di forum gitu," tutur Wulan.

"Kadang juga kebawa sampai ke rumah debatnya, tapi kadang nggak banyak yang keteter juga. Soalnya kan di kantor bahas filmnya, di rumah bahas masalah rumah tangga," tutup jebolan The Italia Conti Academy of Theatre Arts London ini. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya