Berita

Hary tanoesoedibjo/net

Bisnis

Inilah Alasan Indonesia Belum Siap Hadapi MEA Versi Hary Tanoe

KAMIS, 17 DESEMBER 2015 | 14:41 WIB | LAPORAN:

Ada sejumlah alasan mengapa para pelaku usaha di Indonesia belum siap menghadapi Pasar Bebas ASEAN (MEA) yang akan diberlakukan akhir 2015 ini. Salah satunya adalah persiapan yang masih minim untuk bersaing dengan para pelaku usaha di negara-negara tetangga.

‎Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, ‎bukan hanya soal tenaga kerja, namun juga soal industri barang dan jasa.‎

"Saya pikir pemerintah perlu mengkaji. Hal-hal yang menyangkut masyarakat yang belum siap ini supaya di negosiasikan ulang. Jangan mereka diadu di pasar bebas, nanti malah mereka terpuruk,” kata Hary Tanoesoedibjo dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Kamis (17/12).

‎Hal yang sama diutarakan HT, sapaannya, saat melantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perindo di Lampung, kemarin.‎‎ HT diketahui merupakan pengusaha sebelum terjun ke dunia politik. Saat ini, dia merupakan bos MNC Group, yang bergerak di berbagai bidang. Salah satunya, asuransi dan media.

‎Menurut dia,  ‎pemerintah perlu mengkaji tentang perlunya pembatasan dan pembinaan bagi para pelaku usaha lokal. Utamanya, ‎kelompok pengusaha kecil dan menengah. Pembinaan perlu dilakukan agar mereka siap bersaing secara sehat dengan pelaku usaha di negara tetangga.‎

"‎Apalagi kondisi ekonomi kita lagi seperti ini. Kita sudah lihat ekspor kita ini dibandingkan tahun lalu turun hingga 17 persen kalau dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa produksi nasional juga turun. PHK sudah mulai kelihatan makin banyak, artinya ekonomi kita tidak lebih baik,” demikian HT. ‎[sam]‎

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya