Berita

y paonganan/net

Politik

Pengguna Akun Twitter @ypaonganan Dikabarkan Ditangkap

KAMIS, 17 DESEMBER 2015 | 07:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Seorang pengguna twitter, Yulian Paonganan atau Ongen, dikabarkan telah ditangkap kepolisian. Rumor ini telah jadi bahan pembicaraan para netizen yang mengenalnya di dunia maya.

Kabar beredar menyebut, penangkapan Ongen karena twitt-nya menghina Kepala Negara Republik Indonesia.

Melalui akun twitternya @ypaonganan, Ongen menyebarkan foto Jokowi dan Nikita Mirzani yang berpakaian minim.


Beberapa waktu lalu, sebuah petisi online digagas pihak tertentu yang isinya tuntutan kepada kepolisian agar menangkap Direktur Indonesia Maritime Institute itu.

Ongen yang dikenal sebagai pakar maritim, dianggap menghina dan bahkan memfitnah Presiden Jokowi dengan kata-kata tidak pantas. Sejak dua hari lalu, petisi ini sudah didukung 500-an orang.

Beberapa netizen mengaku sudah mendapat informasi Ongen ditangkap kepolisian

Misalnya, Ferry Maitimu @FerryMaitimu, menulis "Sudah benar itu Polisi menyelidiki Ongen. Sejak Jokowi menang Pilpres, Ongen tak henti2nya menghujat Jokowi."

Sedangkan netizen Dede Budhyarto @kangdede78, menyindir "Minimal si ongen itu jera dgn kelakuannya menghina kepala negara di twitter...ada yg mau nengok di Mabes Polri hari ini?"

Redaksi masih berupaya mengkonfirmasi rumor ini dari pihak kepolisian maupun Ongen sendiri.

Dari pantauan redaksi, aktivitas Ongen di twitter di mana ia biasanya sangat aktif, terakhir terlihat sekitar 10 jam lalu. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya