Berita

Kesehatan

Kemenkes: Nyamuk Aedes Aurensius Belum Terbukti Membawa Apa-apa

RABU, 16 DESEMBER 2015 | 00:15 WIB

RMOL. Baru-baru ini telah ditemukan nyamuk baru di Papua, Aedes aurensius adalah spesies lain dari nyamuk aedes aegypti yang lebih terkenal sebagai penyebar demam berdarah. Ia baru pertama kali teridentifikasi di Papua dan tengah diteliti potensi bahayanya.

"Penemuan aedes aurensius adalah salah satu contoh hasil riset dan memang belum banyak studi yang dilakukan terkait nyamuk jenis ini," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Dr HM Subuh, MPPM di kantornya, Jakarta, Selasa (15/12).

Saat ini, tambah dia, Kemenkes juga tengah melakukan riset terkait hewan penyebar penyakit di Indonesia.


"Namanya bagus sekali ya, dia itu sejenis aedes. Kalau kita bicara aedes biasanya itu chikungunya dan demam berdarah tetapi ini dia (aurensius) belum terbukti membawa apa-apa," jelas Subuh.

"Saya kira perlu terus kita tindak lanjuti bagaimana kita mengetahui vektor baru ini membawa apa. Ini sama sekali baru. Baru ditemukan di papua," imbuhnya.

Selain aurensius, ada lagi temuan terkait nyamuk pembawa penyakit yaitu Anopheles barbirostris yang positif mengandung parasit malaria. Nyamuk jenis ini diketahui sudah ada sebelumnya di daerah Sumatra Selatan, namun baru pertama kalinya diketahui bisa menyebarkan malaria.

Subuh mengatakan, temuan-temuan tersebut adalah hal penting karena bisa menjadi dasar untuk pemetaan dan tindakan-tindakan apa bila terjadi suatu kasus penyebaran penyakit.

"Kita bisa mengetahui besaran masalah terutama vektor-vektor penyebar bila terjadi suatu kasus. Kita bisa lebih mudah mengendalikan vektor tersebut," demikian Subuh. [sam]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya