Berita

riza chalid/net

Hukum

Polri Harus Bantu MKD Temukan Riza Chalid

MINGGU, 13 DESEMBER 2015 | 11:14 WIB | LAPORAN:

Komisi Kepolisian Nasional memaklumi sikap Polri yang belum mau mengusut kasus rekaman "Papa Minta Saham", yang berisi pencatutan nama presiden dan wakil presiden, dan yang menurut kejaksaan sarat permufakatan jahat.

Anggota Kompolnas, Edi Hasibuan, menilai, sikap Polri tersebut didasari belum adanya pelaporan dari pihak yang merasa dirugikan ke Polri.

"Polri belum bisa tangani karena belum ada pelapor dalam kasus ini," ujar Edi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/12).


Namun demikian, Kompolnas meminta Polri aktif menemukan keberadaan pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid yang diduga berada di luar negeri. Lebih baik jika Polri berhasil membawa Riza dan menyerahkannya kepada MKD DPR RI.

Perlu diketahui, dalam duplikat rekaman yang sudah dua kali diperdengarkan di sidang MKD itu, Riza diperkenalkan oleh Ketua DPR RI Setya Novanto kepada Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin sebagai teman.

"Yang kita minta sekarang, bagaimana Polri bisa segera membantu MKD hadirkan Riza dalam sidang MKD DPR," harapnya.

Sementara itu saat disinggung apakah Polri perlu memeriksa Setya Novanto, Menteri ESDM Sudirman Said dan Maroef Sjamsoeddin, Edi menyatakan belum perlu.

"Belum. Lagi pula sudah ditangani kejaksaan. Tidak mungkin jaksa tangani, polisi tangani juga," pungkasnya. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya