Berita

personel moranbong/bbc

Dunia

Gadis-gadis Pilihan Kim Jong Un Mendadak Tinggalkan Beijing

MINGGU, 13 DESEMBER 2015 | 09:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Moranbong Band, grup musik perempuan Korea Utara bentukan Kim Jong Un, lebih dini mengakhiri tur persahabatan mereka di China. Mereka meninggalkan Beijing sebelum konser pertama digelar.

Anggota Moranbong Band sudah berada di China sejak Jumat lalu (11/12). Kemarin, seperti diberitakan BBC, mereka tiba-tiba muncul di Bandara Beijing hanya beberapa jam sebelum konser pertama sedianya dimulai. Mereka terbang kembali ke Pyongyang.

Padahal sebelumnya direncanakan mereka akan mengisi tiga acara di China demi menghangatkan hubungan dua negara komunis itu.


Moranbong Band diisi lebih dari 10 gadis cantik Korut yang pandai memainkan ragam alat musik dan bernyanyi. Musik mereka adalah percampuran antara gaya Barat dan tradisional Korut. Bahkan dipercaya, para personel Moranbong Band dipilih sendiri oleh pemimpin Korut, Kim Jong Un.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengkonfirmasi kehadiran Moranbong bertujuan meningkatkan hubungan antara dua negara.

Hingga berita ini dilaporkan, baik China maupun Korut belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pembatalan tersebut. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya