Berita

Perjalanan Bendera Baru Selandia Baru Masih Panjang

SABTU, 12 DESEMBER 2015 | 23:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kyle Lockwood kini tinggal di Melbourne, Australia. Dia tak menyangka, desain bendera yang dibuatnya 15 tahun lalu saat masih tinggal di Selandia Baru, dinyatakan keluar sebagai pemenang lomba desain bendera Selandia Baru.

Desain karya Lockwood akan berhadapan dengan desain bendera Selandia Baru saat ini dalam referandum bulan Maret 2016.

Dalam lomba desain bendera itu, Lockwood menyertakan dua desain yang hampir sama. Desain pertama menggunakan warna hitam pada bagian pojok kiri atas dan bayangan perak semacam daun palm di bawahnya serta warna biru dan empat bintang merah.


Sementara desain kedua hampir mirip, hanya warna hitam diganti dengan warna merah.

Kedua desain ini dikenal dengan istilah Silver Fern Black White and Blue dan Silver Fern Red White and Blue.

Dalam pemilihan secara online yang berakhir hari Jumat (11/12), kedua desain itu keluar sebagai juara pertama dan juara kedua. Desain hitam-putih-biru menang tipis dari desain merah-putih-biru, dengan perolehan suara masing-masing 662.160 suara (50,53 persen) dan 648.295 suara (49,47 persen).

Ada lima desain bendera yang mengikuti pemilihan itu.

Pemilihan diikuti oleh 1.527.042 warganegara Selandia Baru yang memiliki hak suara. Angka ini hanya setara dengan 48,16 persen pemilik suara.

Apakah ini memperlihatkan bahwa sebagian besar atau sekitar 52 persen warganegara Selandia Baru tidak menginginkan perubahan desain bendera?

Aspirasi untuk mengubah bendera Selandia Baru sudah berkembang sejak beberapa tahun terakhir. Para pendukung perubahan bendera mengatakan bahwa desain bendera yang saat ini dimiliki Selandia Baru menempatkan negara itu di bawah bayang-bayang Inggris Raya, dan kurang memberikan nuansa masyarakat dan budaya asli.

Sementara kelompok yang ingin mempertahankan desain bendera seperti yang ada saat ini mengatakan, bahwa para pejuang kemerdekaan Selandia Baru mengorbankan diri mereka di bawah kibaran bendera itu.

Setelah ditetapkan sebagai pemenang, desain bendera karya Lockwood akan mengikuti referandum bulan Maret 2016. Di dalam referandum itulah, warganegara Selandia Baru akan memutuskan apakah mengubah bendera Selandia Baru atau tidak.

Apabila diasumsikan bahwa lebih dari separuh warganegara Selandia Baru yang tidak memberikan suara saat ini sebenarnya tidak menginginkan perubahan desain bendera, maka jalan bagi Selandia Baru untuk memiliki bendera baru masih cukup panjang. [dem]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya