Berita

foto :net

Hukum

Penanganan Kasus Korupsi Masih Serampangan

SABTU, 12 DESEMBER 2015 | 14:23 WIB | LAPORAN:

Praktisi hukum, Umar Husin menilai belum optimalnya pemberantasan korupsi di Indonesia dikarenakan tidak adanya roadmap yang jelas.

Menurut Umar, kebijakan pemberantasan yang dilakukan oleh tiga institusi hukum masih serampangan dan main tembak. Seperti contoh kasus yang ditangani KPK terkadang keluar dari aturan batasan penanganan tindak pidana korupsi yang menjadi ranah penangannnya

"Pemberantasan korupsi kita tidak pernah dipetakan, asal main tembak saja. Padahal ada banyak sektor, seperti sektor pertambangan, keuangan, birokrasi dan sebagainya," ujar Umar saat diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12)


Umat menambahkan, faktor lain dari belum optimalnya pemberantasan korupsi adalah tidak adanya komando yang bertugas memimpin penanganan korupsi

"Tidak jelas siapa komandan penanganan korupsi di negeri ini. Padahal untuk menangani korupsi harus ada pembenahan yang berbeda," ujarnya

Umar mengatakan, semestinya ketiga institusi hukum memiliki peran masing-masing. Sebagai contoh di sektor keuangan, harus ada institusi hukum yang fokus membedahnya secara tuntas.

"Untuk KPK misalnya kasih saja penanganan di atas 100 juta, atau fokus di penyalahgunaan APBN, jadi KPK bisa fokus di sana," jelasnya.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya