Berita

foto :net

Panglima TNI: Ekonomi Rusak Ulah Politikus Busuk Yang Dikendalikan Negara Lain

SABTU, 12 DESEMBER 2015 | 14:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pilkada serentak 9 Desember berjalan tenang karena masyarakat Indonesia semakin sadar pentingnya stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Hal itu dikatakan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, usai menghadiri Rakernas Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) bersama Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang atau akrab disapa dengan Oso, di Makassar, Sabtu (12/12).

"Pilkada kemarin ini semua berjalan tenang seperti dikatakan Bapak Presiden," kata Gatot kepada wartawan.


Panglima mengaku punya analisa tersendiri soal Pilkada serentak yang berjalan kondusif. Hal itu berkaitan pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tren positif dan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi.

"Analisa saya mengapa tenang, karena percepatan peningkatan ekonomi ke arah ke positif sehingga masyarakat semua sudah dewasa dan lebih utamakan ekonomi," terangnya.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi kini harus diapresiasi. Namun, menurut dia, ekonomi akan sulit bertumbuh bila masih banyak politikus busuk yang dikendalikan negara asing.

"Ekonomi kita rusak, yang merusak politikus busuk itu, yang dikendalikan negara lain tentunya," ucap Panglima yang saat memberi keterangan ini didampingi Oso.

Terkait kedatangannya ke Rakernas Apersi, Gatot mengaku atas ajakan Oso. Dia memuji para pengusaha atau pengembang perumahan yang berbuat banyak untuk kesejahteraan rakyat.

"Di sini, seperti dikatakan Pak Oso, banyak pengusaha pejuang dan pejuang pengusaha. Mereka berbuat untuk kesejahteraan rakyat," kata Panglima menutup keterangan persnya.[ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya