Berita

Sudirman Said/net

Hukum

Apes Berat, Sudirman Said Juga Dilaporkan Ke KPK

SABTU, 12 DESEMBER 2015 | 03:53 WIB | LAPORAN:

Sudirman Said sepertinya apes berat. Selain dilaporkan ke Mabes Polri, Menteri ESDM itu juga diadukan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran diduga akan merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

Aktivis antikorupsi M. Sattu Pali melaporkan Sudirman Said ke KPK pada Jumat (11/12).Dia mengatakan bahwa dasar pelaporan adalah surat dengan nomor 7622/13/MEM/2015 pada 7 Oktober 2015, terkait balasan mengenai permohonan perpanjangan operasi Freeport yang ditujukan kepada pemilik Freeport McMoran Inc James R Moffett.

Sudirman telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan bukti yang sangat kuat, yaitu dengan surat ke McMoran, bukan kepada Presiden Direktur PT Freepot Indonesia. Pelaporan itu juga didasarkan lantaran diberikannya izin ekspor konsentrat kepada Freeport.


"Ekspor konsentrat dengan tegas telah dilarang oleh Undang-Undang Mineral dan Batubara Nomor 4 Tahun 2009 serta peraturan pelaksanaannya hinggaberpotensi merugikan negara hingga ratusan juta Dollar AS," kata Sattu kepada redaksi di Jakarta, Sabtu (12/12).

Terkait izin ekspor itu, Sudirman juga mengirimkan surat rekomendasi kepada Kementerian Perdagangan. Surat itu diberikan agar Kemendag menyetujui pemberian izin eksport konsentrat tembaga untuk enam bulan kepada PT Freeport Indonesia dengan kuota ekspor 775.000 matrik ton (MT), terhitung sejak 28 Juli 2015 hingga 26 Januari 2016. Akibat pemberian izin ini, disinyalir keuangan negara dirugikan karena masih menikmati royalti emas.

"Perhitungan jika royalty emas Freeport satu persen, maka potensi kerugian negara bisa mencapai 110.335.625 Dollar AS. Jika royalty emas jika 3,75 persen maka potensi kerugian negara bisa mencapai 366.515.030 Dollar AS," pungkasnya.

Diketahui, Sudirman Said juga dilaporkan oleh kubu Ketua DPR Setya Novanto. Adapun delik aduan terkait tudingan Sudirman yang menyebut Novanto mencatut nama Presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla dalam rencana perpanjangan kontrak karya Freeport Indonesia. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya