Berita

Menperin-dirut Pertamina

PUJ Diresmikan, Pelumas Nasional Sokong Industri Otomotif dan Hilirisasi

JUMAT, 11 DESEMBER 2015 | 16:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pelumas kendaraan bermotor produksi nasional turut memperkuat industri otomotif dan hilirisasi. Produksi pelumas menambah panjang rantai pengolahan, memperkuat struktur industri, menambah lapangan kerja dan menciptakan nilai tambah.

"Fasilitas produksi pelumas ini sejalan dengan ambisi kita menggenjot hilirisasi. Apalagi pasar pelumas domestik dan ekspor sangat besar seiring pertumbuhan jumlah kendaraan dan industri otomotif," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin dalam keterangan persnya.

Menperin menyampaikan itu pada acara peresmian Production Unit Jakarta (PUJ) milik Pertamina Lubricants di Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (10/12). Juga hadir Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto dan Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin Harjanto.


Pelumas yang mumpuni juga diharapkan mendukung produktivitas ekonomi, lalu lintas logistik serta penumpang. Imbuh Menperin, produsen pelumas harus agresif meningkatkan kinerja produksinya, baik demi kapasitas dan kualitas produk seperti Pertamina.

"Bahkan meski pabrikan sudah memberi rekomendasi pelumas, kita masih mencari sumber referensi lain misalnya di grup otomotif Facebook. Dan diskusinya bisa panjang. Artinya apa? Pelumas itu bisnis kepercayaan. Saya yakin Pertamina mampu memenangi persaingan persepsi ini karena produk pelumasnya memang berkualitas,” sambung Menperin.

Pertamina juga meresmikan terminal Automation System Bunker di Dermaga Pertamina Tanjung Priok, New Gantry System TBBM Kertapati di Palembang, dan Pelayanan BBM ke SPBU dengan Auto Truck Scheduling dari Terminal BBM Plumpang.

Pertamina Lubricants mengoperasikan PUJ sebagai pabrik pelumas terintegrasi terbesar di Indonesia. Total nilai proyek mencapai Rp 948 miliar dan berkapasitas total 270 juta liter per tahun atau setara dengan penggantian pelumas untuk lebih dari 67,5 juta mobil.

Pada acara itu, diluncurkan pula produk anyar Pelumas Meditran SX Bio khusus untuk mesin diesel berbahan bakar biofuel. Varian ini digunakan kendaraan penumpang dan perseroan bakal memproduksi pelumas sejenis untuk bus, truk dan mesin-mesin industri. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya